Sempat Buron, Koboy Kampung Ditembak

Sempat Buron, Koboy Kampung Ditembak
Tersangka Sajili saat digelandang di Mapolresta Palembang, Minggu (20/8). Foto Chandra Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Sempat buron satu tahun, Sajili alias Jili (30), warga Jalan Kadir TKR Lorong Penghulu Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang, akhirnya ditangkap oleh polisi, Kamis (17/08), sekitar pukul 01.00 WIB. Koboy kampung ini ditangkap karena terlibat aksi tawuran yang terjadi di Jalan Kadir TKR Lorong Terusan Kecamatan Gandus Palembang.Saat tawuran terjadi, Jili sempat melepaskan dua kali tembakan ke arah korban. Dia ditangkap oleh anggota Satuan Intelkam Polresta Palembang saat berada di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang. Namun saat akan tangkap tersangka berusaha kabur. Polisi terpaksa menghadiahinya satu butir timah panas di kaki kananya.

Di hadapan polisi, Jili mengakui telah menembak korban Arwandi (17) sebanyak dua kali. Namun, menurutnya, tembakan tersebut tidak meledak. “Pertama saya tembak sekali menggunakan pistol rakitan yang saya bawa, Pak, dan tidak meledak. Lalu kemudian saya mengambil pistol milik teman saya, dan menembakannya dan tidak meledak juga. Nah, tiba-tiba dia (Arwandi) sudah terkapar kena tembakan,” jelasnya. Ia mengaku tak mengetahui siapa yang menembak Arwandi. “Saya tidak tahu, Pak, tembakan siapa yang mengenainya. Karena waktu itu, banyak temannya juga yang membawa senjata api (senpi),” ujarnya.

Diceritakannya, kejadian berawal saat adiknya pulang ke rumah dan dikejar oleh korban hingga ke depan rumah. “Saya tidak mengetahui pasti pasalnya apa Pak, karena mereka sama-sama lagi minum tuak. Tiba-tiba adik saya itu, dikejar oleh YP hingga ke depan rumah,” katanya. Mengetahui kejadiannya tersebut, kakak kandung tersangka JL langsung mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam jenis samurai. “Saya dikasih tau teman, kalau kakak saya sudah luka, dikapak oleh adek beradik dari korban, Pak. Kemudian saya datang ke sana beramai-ramai dengan teman dan langsung menembak dia, Pak,” ungkapnya.

Sementara, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didamping Kasat Intelkam Kompol Budi Santoso mengatakan setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka ini pihaknya melakukan upaya paksa.”Tersangka ini pada bulan Juni tahun lalu. Diduga telah melakukan penganiayaan bersama tersangka lainnya terhadap tiga korban. Ada yang mengalami luka tembak, sebetan sajam bahkan dan ditusuk. Dari hasil pemeriksaan ada sekitar 20 orang pelaku pengeroyokan, salah satunya tersangka yang kita diamankan,” katanya.“Untuk motifnya balas dendam, masih ada lima tersangka yang kita cari. Tersangka akan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun,” pungkasnya. (cw06)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses