SFC Nunggak Gaji Firman-Ridwan

SFC Nunggak Gaji Firman-Ridwan
Posted by:

Jakarta, Palembang Pos.-
Pelunasan gaji pemain menjadi syarat utama Persatuan sepakbola seluruh Indonesia (PSSI) memberikan lisensi klub mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014. Namun hingga Jumat (31/1) sore, masih ada 5 klub ISL dan 2 klub Divisi Utama Liga Indonesia yang masih nunggak gaji pemain. Total ada sembilan pemain yang belum menerim pelunasan gaji pemain.
Padahal untuk kompetisi level tertinggi di Indonesia, ISL musim ini, sesuasi keputusan PT LIga Indonesia sudah dimulai kemarin (Sabtu, 1/2). Terkuaknya tujuh klub yang nunggak gaji pemain itu diketahui melalui laporan Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) kepada PSSI.
Dua dari sembilan pemain yang belum menerima pelunasan gaji itu adalah pemain Sriwijaya FC, yakni Firman Utina dan M. Ridwan. Sedang lainnya adalah Charis Yulianto dan Agung Suprayogi (Arema), Lucky Diokpara (Persisko), Aidin Elmi (Persiram Raja Ampat), Denny Rumba (PSMS Medan), dan Walter Brizuela (Persijap Jepara).
Pada 15 Januari 2014, APPI kembali mengajukan surat kedua kepada PSSI soal tunggakan gaji pemain. Ada sembilan pemain yang dilaporkan belum menerima haknya berupa gaji. APPI mengharapkan PSSI segera mengambil tindakan.
”Langkah tersebut dilakukan bertujuan agar PSSI membantu untuk memutuskan dan menyelesaikan masalah pelunasan gaji pemain,” demikian isi surat pernyataan APPI kepada PSSI yang diterima Radarpena.com, dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (31/1).
Selain menerangkan soal pelunasan gaji pemain, APPI juga mengumumkan perkembangan sidang gugatan eks pemain PSMS kepada manajemen tim. Dua tergugat, yakni Indra Sakti Harahap dan PT Perintis Raya Sakti hadir dalam sidang. Tapi sebab pihak-pihak yang tergugat belum lengkap, sidang ketiga baru akan digelar di akhir Februari mendatang.
Sekjen PSSI, Joko Driyono pun merespon hal tersebut. ”PSSI mengabaikan hal itu. PSSI hanya ingin berinteraksi dengan channel klub dan pemain. Kita hormati pendapat masing-masing. Saya mendapat penjelasan dari SFC, Firman Utina dan beberapa pemain lainnya. Sehingga itu punya potensi untuk diselesaikan, tapi tidak menghambat pengesahan pemain yang ada,” kata Joko Driyono.
”Saya kesulitan bertemu langsung dengan klub untuk melakukan negosiasi ulang dan sebagainya. Liga punya opsi untuk pembayaran langsung tapi tidak ada proses negosiasi. Kalau klub tidak mau, maka kami akan tunggu untuk melakukan negosiasi dengan konsekuensi klub hanya disahkan pemainnya yang sudah dilunasi gajinya,” kata Joko Driyono yang juga merangkap CEO PT Liga Indonesia.
Mantan pemain Persijab Jepara, Walter Brizuela menjadi pemain terakhir yang melaporkan masalah tunggakan gajinya ke APPI. ”Untuk Walter Brizuela, kita akan tunggu sampai 2 Februari 2014. Saya membayangkan Brizuela mungkin harus dibayar sepenuhnya,” jelas Joko. (wsm/jpnn)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses