Siaga Cegah Karhutla

Siaga Cegah Karhutla
Posted by:

Inderalaya- Menghadapi musim kemarau tahun 2018, petugas jajaran Polres Ogan Ilir (OI) bersama unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni dan instansi terkait lainnya menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruang Aula Polres OI, Rabu (14/3/18).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kapolres OI yang diwakili Kabag Ops Polres OI, Satgas Manggala agni, seluruh Kapolsek, Pabung, BPBD, Sat Pol PP, Kades dan camat se-Kabupaten OI beserta tamu undangan lainnya.
Kapolres OI yang diwakili Kabag OPS Kompol Erlangga mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mengantisipasi Karhutlah di wilayah OI.
“Tidak lama lagi kita akan menghadapi Asian Games sebagai tuan rumah di Palembang dan ini juga perintah dari bapak presiden RI yang diturunkan ke Kapolri diteruskan ke Kapolda dalam mengantisipasi karhutla. Oeh karena itu dengan saling bersinergi dengan pihak terkait dalam mengantisipasi pencegahan karhutla ini dibutuhkan koordinasi,” katanya.
Sementara Kepala BPBD OI, Ahmad Syakroni mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya karhutla sangat dibutuhkan koordinasi dengan pihak lainnya.
“Kita ini tidak lama lagi akan memasuki musim kemarau dan biasanya sangat rawan terjadinya kebakaran hutan. Makanya jauh-jauh hari perlu dilakukan antisipasi dengan melakukan pencegahan di setiap desa dan ini sudah dilakukan baik dari perangkat pemerintahan dan unsur-unsur TNI dan Polri,” ujarnya.
Kemudian dari pantauan setelit hot spot ada 7 kecamatan yang rawan karhutlah dan ini sudah dipetakan. Namun yang paling rawan karhutlah ada tiga desa yang menjadi kesiapsiagaan dalam mengantisipasi masalah ini.
“Untuk peralatan kita tidak terfokus untuk bencana kabut asap dan api. Dari data BMKG itu di bulan Februari sampai November kita memasuki musim kemarau tetapi tidak separah tahun 2017 kemarau ini karena masih di selingi hujan,”pungkasnya.
Sementara, Manggala Agni Banyu Asin Adi Novriansyah mengatakan, untuk melakukan antisipasi karhutlah pihaknya mempunyai 55 anggota satgas yang mencangkup tiga kabupaten di Sumsel.
“Kita juga mempunyai program Patroli terpadu yang terdiri Manggala Agni, TNI, Polri, dan masyarakat, dan kita juga sudah mengantisipasi sebelum karhutlah. Kita sudah mendirikan 6 posko agar asap dari kebakaran ini nantinya jangan sampai masuk di wilayah perbatasan Palembang- Inderalaya,” katanya.(din)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses