Sikat Pelaku Kejahatan ATM

Sikat Pelaku Kejahatan ATM
Posted by:

 

*Polda Sumsel Bentuk Timsus

PALEMBANG – Aksi kawanan pelaku kejahatan dengan cara menganjal lubang mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan menggunakan tusuk gigi terbilang modus lama, dan dilakukan para pelaku yang professional. Karena dalam menjalankan aksi seperti ini para kawanan pelaku tak sendirian, melainkan berkelompok dan tentunya mempunyai peran dan tugas masing-masing dalam menjalankan aksinya tersebut.

Namun, di kota Palembang kasus dengan menganjal lubang ATM tak terdengar di kalangan masyarakat sekitar dan bahkan tak ada laporan yang masuk di pihak kepolisian. “Untuk kasus seperti ini, belum ada,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara saat ditemuin Palembang Pos di halaman Mapolresta Palembang. Selasa (14/8/18).

Yonpun menghimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali kembali poskamling yang ada di lingkungan sekitar, dan jika melihat sesutu yang mencurigakan laporakan kepada pihak berwajib. “Selain itu, masyarakat juga harus peka terhadap jam-jam yang dinilai rawan,” jelasnya. Sedanglan berdasarkan data yang dihimpun Palembang Pos, kejadian serupa pernah terjadi di Palembang pada Kamis (9/3/2017).  Namun aksi dua kawanan pelaku yakni Er Yose (25) dan Ibrahim (28) dengan menganjal mesin ATM harus gagal total, setelah berhasil diamankan petugas kepolisian saat tengah beraksi di salah satu mesin ATM di jalan Srijaya Negara, Bukit Besar tak jauh dari Universitas Sriwijaya Palembang.

Sementara menyikapi aksi kejahatan dengan sasaran mesin ATM Bank, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara SIk, mengatakan pihaknya telah menyiapkan Tim khusus dalam penanganan perkara ini. Dimana kerja Tim khusus ini berkoordinasi langsung dengan pihak Bank. Sehingga dalam penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan cepat.

“Para pelaku perkara pencurian bank, dalam aksinya banyak menggunakan modus, dari mulai ganjal kartu ATM lalu pura-pura memberikan pertolongan, sambil dengan merusak secara paksa. Namun sebagian besar, atas koordinasi yang baik dengan pihak bank perkara ini banyak dituntaskan. Sudah banyak pelakunya kita tangkap,” jelasnya.

Jenderal bintang dua ini juga mengatakan, apabila menjadi sasaran pelaku penipuan di bank untuk tidak mudah panic. “Seperti modus ganjal ATM, itu pelaku biasanya memasang nomor call center palsu. Atas untuk cara lainnya, dengan mencuri momor kode rahasia bank. Saat terjadi untuk tidak panic, tetapi melapor ke pihak bank yang bersangkutan,” timpalnya.

“Atau bila warga merasa terancam di ATM saat melakukan transaksi, silahkan dibalik kartu ATM kemudian di masukan. Dalam hitungan menit anggota kita yang sigap akan datang ke lokasi. Kita meminta warga juga tetap waspda, sehingga lebih berhati-hati dalam transkasi. Silahkan gunakan pengawal kita bila dirasa tidak aman,” tukas Kapolda Sumsel. Dari pantauan aksi kejahatan dengan sasaran mesin ATM bank selama 2017  mencapai 5 kasus dan dengan 4 tersangka. Sedangkan untuk 2018, terdapat 3 kasus itu. Semua kejahatan tersebut, kerugiannya mencapai miliaran. (adi/cw06)    

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses