Sikat Pelaku Kejahatan Jalanan

Sikat Pelaku Kejahatan Jalanan
Posted by:

PALEMBANG -Upaya persuasif selalu dikedepankan pihak kepolisian Polda Sumsel, dalam memberantas kejahatan jalanan. Terutama jelang Asian Games 2018. Dimana Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah memerintahkan untuk melakukan pencegahan dan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan.
Contohnya saja sebanyak 124 preman jalanan, mulai dari pemalak, jukir liar hingga pengamen diciduk, Selasa (17/7/18) lalu. Mereka diciduk dari sejumlah titik jalan protokol, yakni di Jalan Sudirman, Jalan Kolonel H Burlian, Pasar 16, Jalan Merdeka, sampai Jalan Angkatan 45, mereka diangkut dengan truk, lalu dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dibina.
Dari para preman jalanan ini, petugas menekan tindakan meresahkan mereka, seperti meminta tarif parkir di luar kewajaran alias memeras. “Bahwa aksi premanisme ini merupakan cikal bakal kejahatan jalanan yang lebih besar. Oleh karena itu harus diberantas sedini mungkin. Sanksinya akan diberi pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan aksi premanisme lagi kedepannya,” ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara SIk.
Ratusan preman ini, ditegaskan Kapolda akan didata dan difoto, sebagai dokumentasi pihak kepolisian. “Kali ini mereka kita berikan pembinaan, untuk tidak melakukan pemerasan, seperti menarik parkir yang sewajarnya, ini sampai Rp 3 ribu, 5 ribu bahkan Rp 10 ribu. Tentu tindakan ini tidak dibenarkan, apabila juru parkir ini ada izin resmi dari Dishub tentu tidak dipermasalahkan. Tetapi ini uangnya masuk ke kantong para preman, ini yang harus kita sikat,” tegas Kapolda.
Sementara terkait kejahatan tindakan pidana seperti, begal, jambret hingga perampok yang melukai bahkan menyebabkan meninggal. Kapolda menegaskan tidak ada toleransi karena ini jelas menyinggung kepolisian dan menantang hukum.
“Jadi bagi pelaku yang sampai keji, kita akan sikat habis itu. ya ini kan seperti kejadian kemarin, motornya sudah diambil. Terus seorang pelajar SMA dibunuh, dua temannya lagi terluka parah. Ini sangat keji, maka jelas kita berantas,” cetusnya.
Dilanjutkan mantan Kabid Humas Mabes Polri dan Polda Metro Jaya ini, seperti kasus perampokan terhadap driver yang tewas dirampok. Pihaknya terpaksa mengambil tindak terhadap para pelaku. “Ini belum lama, driver gocar jadi sasaran perampokan. Korban dibunuhan dengan keji, kemudian kendaraan diambil. Yang seperti ini tidak boleh ada, bila pelaku masih melawan maka kami akan tegas,” tukasnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses