Soal Seleksi PPL, Ini Kata Netizen

Soal Seleksi PPL, Ini Kata Netizen
komentar netizen
Posted by:

BANYUASIN – Tes penerimaan PPL yang di selegarakan oleh Panwascam dalam wilayah Kabupaten Banyuasin, beberapa waktu lalu, menuai kritik dan saran dari berbagai unsur masyarakat di Bumi Sedulang Setudung.

 
Seperti akun facebook milik Darsan yang menautkan pemberitaan tentang pemilihan PPL dari pemberita Palembang – Pos.com, mendapat banyak tanggapan dari masyarakat Banyuasin.

 
Seperti tuitan akun milik Salim oner. “Lah Banyuasin III..  Ketuenye tuh maaf panggilannye tuh kotet..  Idak nyangke klu die tuh pacak bemain cak itu”. Seperti ini la tulisan di dinding akun Salim Oner membalas akun milik Darsan.
Tidak itu saja, keritikan juga datang dari akun milik Syam Syuri salah satu toko masyarakat Banyuasin, dalam akunya menuliskan seperti ini,” Apapun rencana  yg dilakukan oleh paslon atau sebaliknya petugas panwas. Atau kpu  tergantung niat”.

 

Kemudian beberapa kemudian akun ini juga menuliskan Jadi kita punya kewajiban untuk mengawasi semua nya demi kebaikan dan kelancaran pilkada umum nya. Apa lagi UU nya sudah jelas semua pejabat pemerintah dari bupati sampai ke tingkat rt. Dilarang  jadi pendukung paslon.

 
Kembali lagi tuitan dari Akun milik Saryanto selaku ketua PWI Kabupaten Banyuasin hanya tertawa “ he he he”. Katanya.

 
Sementara Darsan Ketua Kopdalinsu Kabupaten Banyuasin, dalam hal ini selaku kontrol sosial akan mengawal terus kegiatan Panwaskab dan Panwascam.“ Kami meminta sebagai penyelenggara Pemilu harus bersikap netral dan mengedepankan kinerja dari pada keluarga,” Tegas Aktivis muda itu.

 
Sementara Ketua Panwaskab Banyuasin Iswadi, mengatakan tes wawancara ditentukan sikap dari peserta itu sendiri dan hasil penilaian dari penitia pelaksana. Sedangkan untuk adanya isu dalam penerimaan diutamakan keluarga.

 
“ Tidak ada, dan kami belum menerima adanya laporan, bahwa dalam penerimaan  PPL diutamakan pihak keluarga panitia pelaksana,” Tegasnya.

 
Ditanya lebih lanjut, banyaknya peserta menggunakan handpone saat pelaksanaan tes tersebut,” Sah saja, karena hal itu tidak bisa dinilai oleh panitia. Memang secara aturan tidak ada aturan yang menjelaskan persoalan tersebut, “ Kilahnya (her)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses