Soroti Kinerja Wasit

Soroti Kinerja Wasit
Posted by:

Bandung, Palembang Pos.-
Sriwijaya FC ternyata sangat mengkhawatirkan faktor non teknis dalam laga kontra Pelita Bandung Raya (PBR), di stadion Si Jalak Harupat sore ini (live RCTI pukul 15.30 WIB). Jajaran manajemen SFC berharap agar pertandingan tersebut berjalan bersih dan fair serta tidak merugikan kedua tim yang berseteru.
Nada kehawatiran seperti ini sepertinya wajar saja dikeluarkan oleh manajemen SFC. Mengingat tim Laskar Wong Kito sering kali dirugikan oleh pengadil lapangan dengan keputusan-keputusan kontroversial di laga tandang. Contoh terdekat saat SFC dirugikan gol telat Makan Kanoute lewat titik putih. Wasit yang memimpin pertandingan mengira adanya hands ball di kotak penalti SFC, padahal pada saat itu terlihat setelah tayangan ulang jika tangan Anis Nabar dalam keadaan pasif.
Tak hanya disitu, dalam turnamen pra musim lalu ketika bersua tuan rumah Arema Cronolus, tim berjuluk Laskar Wong Kito kembali dikerjai oleh sang pengadil lapangan. Yaitu bek sayap Achmad Sumardi harus diusir dari lapangan karena mendapat kartu merah padahal dengan jelas Sumardi melakukan perebutan bola, dan selain itu SFC kembali merasa mendapat kerugian lantaran Arema mendapat hadiah penalti jelang pertandingan berakhir.
“Jadi kita sangat berharap jika wasit yang memimpin pertandingan PBR menghadapi SFC besok (hari ini, Red) bisa berlaku sportif. Sehingga tidak ada yang akan merasa dirugikan,” jelas asisten Manajer SFC Muchendi Mahzarekki.
Muchendi kembali mengungkapkan jika kedapan pihaknya berharap agar semua wasit yang bekerja di ISL mampu menunjukkan kredibilitasnya serta kinerjanya dalam mengambil setiap keputusan saat pertandingan berlangsung. Sehingga jalannya pertandingan kedua tim bisa berjalan menarik dan enak ditonton.
Untuk itu manajemen akan memberikan perhatian khusus tentang kinerja wasit ketika Laskar Wong Kito berjibaku PBR. “jika pertandingan berjalan secara fair, muda-mudahan akan menjadi tontonan yang menarik untuk disaksikan. Tapi kalau kita dicurangi, tidak menutup kemungkinan akan dilaporkan ke PSSI,” lanjutnya.
Pihaknya, dikatakan Muchendi akan bisa menerima hasil apapun asalkan berjalan dengan baik. “Olahraga itu menjunjung tinggi sportifitas. Itu yang harus dikedepankan,” ucapnya.
Kinerja wasit jelas menjadi sorotan. Sebelumnya pengadil Persebaya kontra Mitra Kukar akhirnya diistirahatkan sementara waktu karena diduga merugikan Mitra Kukar. Sementara kemarin sore, lagi-lagi kontroversi ketika wasit memberikan hadiah penalti kepada Persib pada masa injury time dan akhirnya menjadi gol penentuk kemenangan. (cr01/kie)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses