SPBU Tolak Layani Truk Kontainer

SPBU Tolak Layani Truk Kontainer
Posted by:

Banyuasin – Sejak ada pembatasan bahan bakar solar, untuk truk diatas 6 roda atau trailer. Tak sedikit, pengemudi mengeluh, termasuk pengendara lainnya.
Selain jarak tempuh yang jauh, sementara stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), hanya ada satu dikawasan Tanjung Siapi-Api.
Bagi pengendara motor atau truk, dapat diantisipasi, jika akan masuk kawasan TAA. Caranya, mengisi penuh bahan bakar di SPBU di Gasing.
Tetapi tidak bagi truk trailer, SPBU menolak melayani penjualan solar, sehingga harus keluar mencari bahan bakar.
“Perlu ada kios minyak lagi,” ungkap Jumain (28) pemilik bengkel motor ini.
Harga solar dan bensin perliter pun terpaut cukup jauh Rp 9 ribu perliter, dibandingkan harga minyak di SPBU Rp 6.950.
“Kalau dari Desa Bunga karang ke SPBU jaraknya 15 Km,” timpalnya.

Defry (26) pengemudi truk trailer mengatakan, SPBU memang tak melayani kendaraan lebih dari 6 roda. “Dak diperbolehkan sampai tanggal 13. Katanya dari pusat, sudah 2 bulan, kami harus mengisi keluar,’’ ujarnya.
Media Ration Korporat UPMS II Pertamina, Rico membenarkan pembatasan bahan bakar solar untuk kendaraan diatas roda 6.
“Benar memang. Kendaraan perkebunan dan industri, pertambangan tidak diperkenan membeli solar subsidi, jadi SPBU tak menyediakan” tanggapnya.
Pembatasan itu tak berlaku di Tanjung Siapi-api saja, tapi seluruh Indonesia. “Awalnya, truk batu bara sering beli banyak, satu kali ngisi minimal 60 liter, jadi langsung habis,” tukas Rico. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses