Suciaty Terancam Hukum Mati

Suciaty Terancam Hukum Mati
Posted by:

Setelah melakukan aksi pembunuhan terhadap suaminya sendiri, Isnadi (39). Kini Suciaty (37) warga Jalan Kemas Rindo Lorong Segayam RT 42 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang, bersiap menghadapi hukuman atas apa yang telah ia lakukan.
“Ya, saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan petugas. Untuk pasal yang akan kita jerat yakni pasal 340 pembunuhan berencana dengan hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun,” ujar Kanit Polsek SU I Palembang, Ipda Alkap, Kamis (8/3/18).
Selain mengamankan tersangka, sambung Alkap, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa saksi terkait dengan pembunuhan tersebut. “Sudah ada beberapa saksi yang kita periksa. Mulai dari kejadian di rumah, pihak rumah sakit dan tak menutup kemungkinan akan ada saksi-saksi lain yang akan kita periksa,” terangnya.
Alkap menjelaskan, modus yang dilakukan tersangka karena merasa sakit hati atas perlakuan kasar yang dilakukan suaminya. “Ya, tersangka merasa sakit hati karena sering dianiaya. Selain itu suaminya juga berselingkuh dengan wanita lain,” jelasnya.

Sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut, lanjut Alkap. Terlebih dahulu tersangka sering memergoki suaminya berada di dalam rumah selingkuhannya. Tak terima dipergoki istrinya, membuat Isnadi (korban,red) pun memarah dan memukul tersangka serta mengancamannya.
“Saat suaminya tertidur, tersangka langsung menusuknya, merasa korban belum meninggal tersangka mendatangi RSUD Palembang BARI dan kembali melakukan penusukan. Sebelumnya tersangka sempat melihat suaminya selama lima menit,” jelasnya.
Sementara, tersangka Suciaty mengaku kalau dirinya hanya bisa ikhlas dalam menjalani hukuman yang akan dijalaninya. “Saya hanya bisa pasrah, mengakui perbuatan saya,” katanya.
Saat ditanya apakah dirinya akan meminta bantuan hukum dari Lembaga Bantuan Hukum, Suci mengatakan, ia akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga. “Ya, tapi saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga,” ujarnya.
Saat ditanya bagaimana anak-anaknya yang kehilangan dirinya dan ayahnya, Suci pun mengungkapkan anak-anaknya dititipkan kepada saudara-saudara. “Ada keluarga saya Pak, yang mengurusnya. Karena disana (rumah) banyak keluarga saya disana,” pungkasnya. (cw06)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses