Sumsel Buka Peluang Investasi

Sumsel Buka Peluang Investasi
Wagub Sumsel, Ishak Mekki, saat menerima kunjungan pengusaha asal Malaysia yang akan berinvestasi di KEK Tanjung Api Api di Ruang Kerjanya, Senin (25/1). Foto: Humas Pemprov Sumsel
Posted by:

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuka peluang untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api dan Jakabaring Sport City. Di Tanjung Api Api investasi yang utama adalah pada pembangunan pelabuhan dan di Jakabaring Sport City adalah kawasan olahraga dan pusat rekreasi. Tujuannya guna memajukan perekonomian dan dalam menghadapi Asian Games ke XVIII pada 2018 mendatang.
Salah satu perusahaan yang kemungkinan tertarik adalah KP Synergies BHD, sebuah perusahaan asal Negeri Jiran Malaysia. Perusahaan ini sudah memiliki banyak pengalaman dalam memberi bantuan perizinan dalam bidang konstruksi.
Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki berharap, kerjasama dengan perusahaan ini dapat terjalin dengan baik sehingga percepatan ekonomi yang diharapkan oleh Pemprov Sumsel dapat tercapai.
“Mudah-mudahan nanti bisa bekerjasama di Indonesia, terutama di Sumsel. Diharapkan Datuk Andrew tertarik untuk berinvestasi di Jakabaring,” ungkap Ishak kepada pengusaha asal Malaysia di Ruang Kerjanya, Senin (25/1).
Soal kinerja dan kredibilitas perusahaan Negeri Jiran ini, Pemprov sangat percaya bahwa perusahaan ini mampu berinvestasi dan membangun Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api dan kawasan olahraga serta rekreasi Jakabaring Sport City dengan baik.
“Tidak meragukan lagi pengalaman dibidang konstruksi yang mendapat penghargaan dari negara-negara luar,” lanjut dia.
Ia juga mengatakan, Pemprov Sumsel membuka peluang lebar-lebar guna terealisasinya proyek ini. Disamping itu juga, Pemprov Sumsel sangat membutuhkan investor dari luar guna meningkatkan perekonomian warga Sumsel. Adapun luas lahan yang akan dijadikan pelabuhan di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api adalah 2.030 hektare. Dari sisi lokasi, Kawasan Tanjung Api Api sangat strategis, karena diapit Singapura sebagai pusat kawasan regional terbesar dan mitra dagang utama, dan Jawa sebagai pasar kawasan regional terbesar.
Perusahaan KP Synergies BHD memiliki suatu metode dan material khusus atau keunggulan dari metode dan material bagunan konvensional/biasa. “Punya teknologi khusus yang dapat menghemat biaya, dengan pengerjaan lebih cepat dengan kuliatas bagus, tidak mudah pecah, dan tidak perlu membutuhkan tenaga kerja,” tutur Datuk Andrew selaku perwakilan dari KP Synergies BHD.
Disinggung soal keadaan alam Indonesia yang sangat rentan sekali terhadap bencana alam, Datuk Andrew memiliki solusi untuk itu. Antara lain, bahan bangunan tidak berbahaya bagi manusia.
“Karena lebih ringan 60 persen dari bata yang biasa digunakan pada bangunan konvensional, tetapi kekuatannya sama baiknya seperti bata biasa,” terang Andrew.(ety)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses