Swiss-Belinn Akan Tambah Kamar

Swiss-Belinn Akan Tambah Kamar
Posted by:

Sudirman, Palembang Pos.-
Untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, dalam waktu dekat, Swiss-Belinn Imara Sudirman Palembang terus melakukan perbaikan fasilitas. Tahun ini mereka merencanakan melakukan perbaikan dan penambahan kamar hingga lebih dari 100 kamar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi semakin banyaknya hotel baru yang siap beroperasi.
General Manager Swiss-belinn, Tjatur Ariefianto mengatakan, penambahan kamar telah direncanakan sejak pertengahan tahun lalu. Hanya saja hingga saat ini belum memastikan area penambahan tersebut, mengingat lokasi bagian samping hotel juga bisa dimanfaatkan.
”Rencana ini sudah dipertimbangkan sejak tahun lalu, apakah bisa dilakukan pada bagian samping atau atas hotel bagian belakang dan ini perlu perencanaan yang matang dan besar kemungkinan akan direalisakan tahun ini,” katanya, disela-sela HUT Swiss-belinn Imara Sudirman Palembang ke-6, kemarin.
Ditambahkan Tjatur, saat ini Swiss-belinn Imara Sudirman Palembangsudah memiliki 73 kamar dengan empat tipe, yakni superior, deluxe, bisnis dan sweet. Namun jumlah tersebut dinilai masih belum memenuhi kebutuhan karena potensi pasar hotel di Palembang masih tinggi.
Dari jumlah kamar yang sudah ada, tipe yang bakal ditingkatkan lebih banyak adalah yang superior dan deluxe. ”Berdasarkan banyak permintaan, persediaan kamar kita yang kurang adalah tipe kamar superior dan deluxe. Dua tipe itu yang akan kita perbanyak,” tambahnya.
Memasuki bulan kedua tahun ini, Tjatur mengaku okupansi hotelnya naik tajam hingga mencapai 70 persen. Bahkan pada satu minggu terkahir mencapai 100 persen. ”Ini berbanding terbalik dengan pencapaian okupansi bulan lalu (Januari, Red) yang hanya berada di kisaran 30-40 persen, pasalnya di Januari tamu government belum memiliki budget untuk pengadaan even sehingga berimbas pada rendahnya okupansi hotel,” tambahnya.
Soal kontribusi pemasukan secara umum, diungkapkan bahwa kamar baru menymbang 35 persen. Kalah dari Food & Beverage (F&B) yang memberi kontribusi hingga 45 persen. Sementara 20 persen sisanya disumbang bisnis lainnya seperti bisnis center, spa dan paket city tour. ”Memang kontribusi F&B lebih besar dibandingkan dengan kamar, karena permintaan meeting masih mendominasi,” terangnya. (ove)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses