Tahapan Pilkada Sumsel Resmi Dimulai

Tahapan Pilkada Sumsel Resmi Dimulai
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin (dua dari kiri) menghadiri launching tahapan Pilkada Sumsel.
Posted by:

PALEMBANG – KPUD Sumsel, Kamis (12/010), resmi melaunching Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) untuk 2018 mendatang. Launching sendiri dipusatkan di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Kegiatan itu sendiri diawali dengan penabuhan gendang yang dilakukan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH, bersama Komisioner KPU RI Viryan, Ketua KPUD Sumsel, Aspahani dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Harjono.

Berbeda dari launching sebelumnya, pesta demokrasi Sumsel lima tahunan ini dilaksanakan dengan sesuatu yang berbeda. Dimana dalam launching kali ini masuk dalam catatan rekor Indonesia (Muri) karena menghadirkan replika kotak suara raksasa.

Kotak suara raksasa tersebut terdiri dari 1.827 kotak aluminium dengan lebar dan panjang 6 meter serta tingginya mencapai 7 meter. Gubernur Alex Noerdin sacara simbolis didaulat untuk meletakkan tumpukkan kotak aluminium yang belum terpasang hingga kotak suara raksasa terbentuk sempurna.

Dalam meletakkan kotak suara raksasa tersebut, gubernur dibantu Komisioner KPU RI Viryan, Ketua KPU Sumsel Aspahani dan Ketua DKPP Harjono. Seperti diketahui dalam jadwal Pemilukada serentak ini, selain Pilkada Sumsel, pesta demokrasi juga dilaksanakan di 9 daerah masing-masing empat Pilkada Walikota dan lima Pilkada Bupati.

Daerah tersebut masing-masing Kota Palembang, Lubuk Linggau, Pagaralam dan Prabumulih. Selanjutnya Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Lahat, dan Empat Lawang. “Melalui launching yang meriah ini, kita berharap dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menjalankan hak politiknya. Selain itu, dalam Pilkada serentak untuk Pilgub, empat Walikota dan lima Bupati akan dapat berjalan baik dan lancar dengan situasi selalu kondusif. Insya Allah lancar,” kata Alex.

Alex menambahkan, Sumsel merupakan provinsi zero conflict. Dengan kondisi itu lanjutnya, situasi kondusif akan tetap terjaga. “Dan siapapun yang terpilih sebagai kepala daerah dapat menjadi pemimpin yang amanah,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Alex juga berpedan agar kepala daerah harus memiliki program pembangunan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya. Sementara Komisioner KPU RI, Viryan berharap agar pemilih menggunakan hak dengan bijak di Pilkada serentak 2018. Karena satu suara saja lanjut Viryan, akan sangat menentukan kemakmuran masyarakat dalam lima tahun kedepan.

“Soal pemilih, kami berharap semuanya dapat menggunakan hak pilih. Sedangkan yang terkendala masalah e-KTP agar dapat segera menyelesaikannya agar pilihannya dapat tersalurkan di Pilkada tahun depan,” tandasnya.

Senada dikatakan Ketua DKPP, Harjono, yang berharap Pilkada kali ini dapat berjalan secara demokratis karena Pilkada merupakan manifestasi kedaulatan rakyat.

“Terkait pelanggaran etika di Pilkada nanti, itu urusannya DKPP yang bertanggungjawab. Jangan sampai ada permasalahan yang berkepanjangan,” ingatnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan launching, selain memecahkan rekor Muri melalui kotak suara raksasa, KPUD Sumsel juga menggelar berbagai event. Dimana even itu antara lain festival band, lomba potoboot, serta atraksi 27 penari tradisional.
Seiring dengan launching, KPUD Sumsel juga melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan Jembatan Ampera. Dimana spanduk raksasa bertuliskan “Peresmian dan Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 27 Juni 2018″ dibentangkan di tengah jembatan kebanggaan warga Palembang tersebut.“Tentu kita berharap melalui launching ini, partisipasi pemilih dapat meningkat dan dengan cara ini pula kami ingin ada kesadaran agar masyarakat menggunakan hak pilihnya,” pungkas Aspahani, Ketua KPUD Sumsel. (rob)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses