Tambah 49 Pengajuan Perbaikan Sekolah

Tambah 49 Pengajuan Perbaikan Sekolah
Peresmian bangunan baru di SMP Negeri 9 Palembang yang berjumlah 10 ruang, yang diresmikan langsung oleh Kepala Disdik kota Palembang berserta para guru SMP Negeri 9 Palembang. Foto Rangga/Palembang
Posted by:

PALEMBANG – Sebanyak 10 ruangan baru SMP Negeri 9 Palembang sudah diresmi Dinas Pendidikan (Disdik) kota Palembang. Pasalnya pada tahun 2017 lalu sudah ada 46 SD/SMP yang selesai direhab dan dibangun baru. Dimana tahun 2018 Disdik Palembang sudah mengajukan penambahan sebanyak 49 SD/SMP, diantaranya 38 untuk SD dan 11 untuk SMP dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Usai ditemui meresmikan bangunan baru SMPN 9 Palembang, Kepala Disdik kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan setiap tahun Disdik selalu meminta Pemerintah Pusat agar anggaran pengajuan sekolah ini bisa ditambah baik itu rehab ataupun pembangunan baru. “Malahan kita mencatat ditahun 2018 ini anggaran selalu meningkat, dimana ada 49 SD/SMP di Palembang bakal diberikan bantuan rehab dan bangunan baru,” katanya.

Disdik menargetkan nanti, kuota penerimaan di SMP Negeri 9 Palembang bisa menerima 11 rombel, sebab tahun lalu hanya 9 rombel saja. Perlu diketahui 1 rombel hanya boleh diisi 32 siswa/i. “Kita harap dengan penambahan bangunan baru, maka tidak ada lagi siswa SMP Negeri double shift (masuk siang),” jelasnya.

Perlu digarisbawahi, khususnya kepada orang tua siswa yang memiliki penghasilan besar, bisa berkontribusi dalam membantu meningkatkan mutu di SMP Negeri. “Makanya perintah Pak Walikota sendiri menginginkan sekolah bisa lebih bijak, seperti orang tua siswa yang memiliki penghasilan lebih bisa memberikan bantuannya, dan khusus orang tua siswa yang kurang mampu tapi siswanya memiliki kemampuan pintar dibidang akademik, sekolah dilarang memungut atau memaksa meminta bantuan, sebab saat ini ada Peraturan Daerah (Perda) dalam memungut sumbangan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 9 Palembang Hastia mengatakan untuk pembangunan ini pihaknya mendapatkan 10 ruangan yakni 7 ruang kelas, 1 ruang tata usaha, 1 ruang perpustakaan dan 1 ruang UKS. “Penambahan ruangan ini guna memenuhi kekurangan kelas yang kita alami, seperti ruangan kelas dan ruangan lainnyam,” katanya.

Pembangunan 10 ruangan baru ini pun memakan waktu selama 4 bulan pengerjaan, dengan biaya anggaran yakni Rp 2,4 miliar. “Bertambahnya ruangan kelas, yang jelas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bisa lebih dari kuota sebelumnya,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses