Tangkap 68 Pelaku dan Sita 26 Pucuk Senpi

Tangkap 68 Pelaku dan  Sita 26 Pucuk Senpi
AKBP Julihan Muntaha SIK, saat menggelar hasil ungkap kasus kejahatan di wilayah hukum Banyuasin, Rabu (30/3). Foto Denni/Palembang Pos
Posted by:

BANYUASIN – Hasil ungkap kejahatan selama beberapa tiga bulan terakhir, pada Rabu (30/3) siang digelar Polres Banyuasin. Dimana sebanyak 68 pelaku kejahatan jalanan seperti curas, curat, curanmor (3C) berhasil diamankan dari 35 kasus yang ditangani.
Dalam gelar kasus yang dipimpin langsung Kapolres Banyuasin AKBP Julihan Muntaha SIk tersebut, barang bukti digunakan para pelaku untuk beraksi dalam kejahatan juga turut disita. Diantaranya 26 pucuk senjata api rakitan (senpi) dan organik, 14 laras panjang dan 12 lagi laras pendek. 12 unit motor digunakan para pelaku juga diamankan, serta 2 unit kendaraan roda empat juga diamankan.
Gelar perkara tersebut, merupakan hasil pengungkapan Polres Banyuasin dan Polsek jajaran selama kurun Januari-Maret terakhir. Dengan Polres Banyuasin sebanyak 18 kasus, Polsek Betung 3 kasus, Polsek Talang Kelapa 6 kasus, Polsek Rambutan 6 kasus, Polsek Pulau Rimau 1 kasus, Polsek Sungsang 1 kasus, serta Polsek Muara Telang 3 kasus, dengan jumlah total 38 perkara.
Kapolres Banyuasin, AKBP Julihan Muntaha SIK, pihaknya sangat menghargai para anggotanya yang bekerja di lapangan sehingga bisa menuntaskan kasus-kasus yang terjadi, sehingga terciptanya kamtibmas dan rasa keamanan di masyarakat.
“Sejumlah kasus menonjol seperti pembunuhan di wilayah Rantau Bayur, komplotan perampok sadis di Kecamatan Rambutan, serta kawanan begal menghabisinya nyawa pasangan suami istri di Talang Kelapa. Telah kita ungkap, begitu juga dengan kasus 3C lainnya juga kita ungkap,” jelas Kapolres.
Turut andil dalam menjaga kamtibmas juga dilakukan Jumat Musafa sebagai Kades Rantau Harapan, sebanyak 6 unit senpi diserahkan langsung ke Kapolres Banyuasin. “Ada juga penyerahan senpi dari masyarakat, dilakukan kades Rantau Harapan. Ini perlu diikuti dengan warga lainnya. Jadi 4 larang pendek dan 2 larang panjang semuanya 6 buah senpi,” ungkap Julihan.
Kapolres menghimbau kepada masyarakat yang masih memiliki dan menyimpan senjata api baik rakitan maupun organik agar dengan kesadaran menyerahkannya ke Polres Banyuasin. “Mudah mudahan di ikuti kades lain di Banyuasin. Kita jamin bagi mereka yang dengan kesadaran menyerahkan, tidak akan kita tindak. Ini juga untuk meminimalisir kejahatan dengan penggunaan sejata api,” timpalnya.  (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses