Tangkap 9 Pelaku, Sita 639 Senpira

Tangkap 9 Pelaku, Sita 639 Senpira
Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto Sik MSI bersama para perwira Polres lainnya, memperlihatkan senjata dan para pelaku kejahatan yang berhasil diamankan, Minggu (27/3.) Foto lukman Palembang Pos.
Posted by:

MUARA ENIM-Peredaran senjata api rakitan (Senpira) jenis laras pendek maupun laras panjang di wilayah Muara Enim, ternyata tergolong cukup banyak. Terbukti senpira  serahan masyarakat hasil himbaun Polres Muara Enim dan hasil ungkap kasus sebanyak 639 pucuk senjata.
             Dari jumlah senpira yang berhasil diamankan sebanyak 442 pucuk senpira laras panjang dan 97 pucuk jenis laras pendek. Sementara jumlah tersangka yang berhasil diamankan hasil ungkap kasus yang dilakukan masing masing Polsek di wilayah Polres Muara Enim mencapai 9 orang.
             “Dari jumlah senpira yang diamankan paling banyak dari Polsek Talang Ubi Kabupaten PALI sebanyak 71 pucuk dengan rincian 67 pucuk laras panjang dan 7 pucuk laras pendek. Peringkat kedua unit Shabara berjumlah 55 pucuk dan ketiga Satintelkam 51 pucuk,” jelas Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto Sik MSI didampingi Kabag Opsnya, Kompol Andi Kumara Sik dan Kasubag Humas, Iptu Arsyad, Minggu (27/3).
             Menurutnya, selain berhasil mengamankan senpira, pihaknya juga berhasil mengamankan para pelaku tindak pidana menggunakan senjata api rakitan. Para pelaku diantaranya Johan Efendi (35), warga Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Eni. Kemudian Andre alias Indra (29) alamat Dusun III, Desa Petar Dalam, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim.
             Dijelaskan Kapolres, senjata yang berhasil dikumpulkan baik hasil serahan masyarakat maupun hasil ungkap kasus, akan dibawa ke Polda Sumsel untuk dimusnahkan. “Pemusnahan senjata api rakitan ini, rencananya akan dilakukan langsung oleh bapak Kapolda Sumsel,” jelas Kapolres.
             Diakuinya, dengan banyaknya senpira yang diamankan, menunjukkan peredaran senjata api rakitan di Muara Enim tergolong cukup banyak. Untuk itu pihaknya terus melakukan upaya pemberantasan senpira untuk menekan tindak kejahatan di wilayah Muara Enim.
           Pencegahan yang dilakukan melalui kegiatan operasi rutin di seluruh polsek maupun himbauan kepada masyarakat agar bersedia menyerahkan senjata yang disimpan. “Selama ini masyarakat mengatakan senpira yang digunakan untuk membasbi hama, namun yang pasti senjata itu tidak layak digunakan untuk membasbi hama dan melanggar UU,” tukasnya.  (luk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses