Target ‘Kuasai’ Universitas Indonesia

Target ‘Kuasai’ Universitas Indonesia
Posted by:

PALEMBANG – Sebanyak 2.176 pelajar dari beberapa kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) mencoba kemampuan diajang Try Out (TO) akbar oleh Universitas Indonesia di Hotel Horison Ultima, Minggu (31/1). TO akbar yang diselengarakan Keluarga mahasiswa Sriwijaya (Kemas) UI merupakan agenda tahun dalam mensosialiasikan UI melalui program bermana Toska 2016 di Sumsel.

Diberi waktu lebih kurang 2 jam, tiap peserta dituntut untuk bisa menyelesaikan 75 soal yang terdiri dari kategori IPA dan IPS , serta ditambah dengan soal kemampuan dasar.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Widodo MPd mengatakan sangat apresiasi terbaik kepada Kemas UI yang menyelenggarakan kegiatan TO akbar tersebut. Soalnya, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membantu siswa untuk lebih terorganisasi berkompetisi masuk ke UI . “Dari total 2.176, bila diasumsikan sebagian yang masuk (1000 orang) maka otomatis UI bisa dikuasai pelajar asli Sumsel. Inilah yang sangat baik kedepannya. Maka dari itu, kegiatan seperti ini harus bersifat terus-menerus agar memberikan dorongan ke siswa kedepannya,” ungkapnya.

Dari hasil Try out ini nantinya, bisa menilai seberapa besar kemampuan didapat untuk bisa masuk ke UI. Sehingga kedepan ia bisa memperbaiki, dan mendapatkan nilai yang baik saat ujian masuk sebenarnya. “UI sendiri pilihan prioritas, makanya ikut try out biar bisa tahu, kalau hasilnya belum cukup maka bisa dikejar lagi,” jelasnya.

Menurut, Ketua Kemas UI M Bayu Firlyansyah mengatakan peserta try out tahun ini memang luar biasa banyak, apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Antusias peserta tidak hanya berasal dari pelajar kota Palembang, namun juga beberapa kabupaten kota yang ada di Sumsel. “Luar biasa, total 2.176 siswa yang ikut, satu ruangan aula kita ini penuh. Tentunya mereka perwakilan pelajar sangat antusias tidak hanya dari Palembang, ada dari Lahat, Kayu Agung, dan Indralaya,” bebernya.

Sementara itu, salah satu siswa SMAN 14 Palembang, Reza Rahmatullah, mengatakan mengenai soal yang diberikan memang lumayan sulit, terutama untuk kategori jurusan IPA. “Dari semua soal yang ada, ia hanya mampu menjawab hampir setengahnya saja, soalnya dari jurusan IPS, maka dari itu soal IPA banyak kurang paham,” katanya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses