Targetkan Kenaikan 25 Persen

Targetkan Kenaikan 25 Persen
Posted by:

Terhadap Pajak Kendaraan Bermotor

Palembang – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumatera Selatan menargetkan kenaikan 25 persen terhadap pajak kendaraan bermotor. Terlebih setelah dilaunchingnya Kios-K Samsat yang segera diberlakukan pada Januari 2016 mendatang. Demikian diungkapkan Kepala Dispenda Sumsel, Muslim, kepada wartawan disela-sela launching Kios-K Samsat yang berpusat di Kambang Iwak Palembang, Selasa (22/12).

“Kami targetkan penyerapan pajak kendaraan bermotor bisa meningkat 25 persen. Kami juga akan memberikan hadiah berupa mobil dan motor bagi wajib pajak yang taat membayar pajak. Pemenangnya akan kami undi yang bayar pajak mobil mendapatkan mobil, dan untuk yang bayar pajak motor juga berkesempatan dapat motor,” terang Muslim.

Berdasarkan data dari Dispenda Sumsel, realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sampai dengan 21 Desember 2015 senilai Rp 1.342.002.433.677 dengan persentase 90,3 persen. Adapun realisasi BBNKB dan PKB sampai dengan 21 Desember per UPTD yakni Palembang Rp 594.655.090.801(91.03 persen) dengan rincian Rp 238.320.859.000 (BBNKB) dan Rp 356.334.231.020 (PKB). Untuk Musi Banyuasin I dengan total realisasi mencapai Rp 68.107.800.009 (89.68 persen) dengan rincian Rp 37.722.360.055 (BBNKB) dan Rp 30.385.439.954 (PKB).

Ogan Komering Ilir (OKI) I sebesar Rp 50.357.783.895 (86.27 persen) dengan rincian Rp 27.120.001.600 (BBNKB) dan Rp 23.237.782.295 (PKB). Ogan Komering Ulu (OKU) mencapai Rp 46.277.220.454 (89.02 persen), dengan rincian Rp 17.821.522.465 (BBNKB) dan Rp 28.455.697.989 (PKB). Muara Enim Rp 86.931.317.275 (93.52 persen) dengan rincian Rp 39.970.752.000 (BBNKB) dan Rp 46.960.565.275 (PKB). Lahat sebesar Rp 48.372.085.330 (93.11 persen) dengan rincian Rp 21.180.418.970 (BBNKB) dan Rp 27.191.666.360 (PKB). Musi Rawas sebesar Rp 34.758.889.853 (86.45 persen) dengan rincian Rp 15.250.912.435 (BBNKB) dan Rp 19.507.977.417 (PKB).

Lubuk Linggau Rp 43.268.486.991 (91.44 persen) dengan rincian Rp 18.795.250.950 (BBNKB) dan Rp 24.473.236.041 (PKB). Empat Lawang sebesar Rp 7.732.600.380 (91.65 persen) dengan rincian Rp 4.102.526.800 (BBNKB) dan Rp 3.630.073.580 (PKB). Pagaralam sebesar Rp 11.102.746.810 (94.69 persen) dengan rincian Rp 4.680.144.925 (BBNKB) dan Rp 6.422.601.885 (PKB). Dan OKU Selatan sebesar Rp 15.351.365.070 (93.24 persen) dengan rincian Rp 7.810.494.975 (BBNKB) dan Rp 7.540.870.095 (PKB).

“Totalnya BBNKB sebesar Rp 576.540.240.091 dan PKB sebesar Rp 765.462.193.586. Ini data dari seluruh UPTD yang ada di Sumsel,” kata Muslim.

Dalam kesempatan tersebut, dia menambahkan, dengan diterapkannya layanan Kios-K Samsat diharapkan terjadi peningkatkan terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor serta mutasi plat kendaraan luar ke plat Sumsel.

“Sehingga menjadi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru,” pungkasnya.(ety)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses