Telepon Pacar sebelum Gantung Diri

Telepon Pacar sebelum Gantung Diri
Posted by:

 

SEKAYU –  Siswa kelas IX MTs Desa Keban 2 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba ditemukan tewas gantung diri. Dia adalah Fen (16), yang gantung diri menggunakan tali dan per ayunan bayi di dapur rumahnya, Rabu (17/01/18) kemarin, sekitar pukul 12.00 WIB.

Jasad Fen kali pertama  ditemukan oleh Evis, kakak kandung korban. Saat itu, Evis baru pulang dari memancing ikan. Tiba-tiba  dibuat terkejut karena menemukan sang adik sudah tewas dalam kondisi tergantung, dengan mata yang membelalak, serta lidah  terjulur.

Melihat  itu, spontan Evis  berteriak histeris. Teriakannya mengundang tetangga berdatangan. Warga menurunkan jasad korban.  Sempat didatangkan bidan desa untuk melakukan pertolongan karena berharap nyawa Fen masih bisa diselamatkan. Namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Kapolsek Sanga Desa, Iptu Mukhlis SH ketika dikonfirmasi, kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menerangkan, bahwa untuk sementara motif belum diketahui.

“Untuk motif kenapa korban bisa nekat, belum diketahui. Namun kuat dugaan  korban ini mengalami depresi yang berat,” jelasnya.

Lanjut Mukhlis, berdasarkan keterangan saksi (kakak korban, red) sebelum kejadian korban sempat menelpon pacarnya dan bilang mau bunuh diri. “Ini menurut kakaknya, seminggu terakhir sering bermimpi didatangi ayah mereka yang sudah meninggal. Dan diajak pergi naik motor oleh ayah mereka tersebut. Lalu saksi juga menerangkan bahwa dari keterangan teman sepermainan korban, kalau korban ini sempat menelepon pacarnya dan bilang ingin bunuh diri. Hal ini diperkuat dengan catatan panggilan terakhir yang ditemukan di Hp milik korban,” paparnya.

Masih menurut mantan Kapolsek Tungkal Jaya ini, barang bukti berupa tali dan per ayunan bayi tidak ditemukan karena sudah dibuang oleh pihak keluarga ke sungai. “Adat dan kepercayaan masyarakat desa sana kalau ada yang bunuh diri seperti itu, maka talinya harus dibuang, agar membuang sial. Korban sendiri sudah dikebumikan hari ini (kemarin, red). Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, jadi kesimpulan sementara kejadain ini murni bunuh diri.” pungkasnya.(omi)

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses