Tergiur Dibelikan Motor, Rela Dihamili

Tergiur Dibelikan Motor, Rela Dihamili
Korban ditemani kakaknya YH saat membuat laporan di Polresta Palembang, Selasa (5/4) / Foto: Agus Rizal Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Hanya karena dijanjikan akan dibelikan sepeda motor, seorang gadis belia sebut saja Indah (16), warga Jalan Psi Lautan, ini harus rela menyerahkan kegadisannya kepada sang kekasih berinisial Zul.

Akibat perbuatannya itu, korban hamil. Tak hanya itu, pelaku menolak untuk bertanggung jawab. Akibat hubungan terlarang ini, TA terpaksa memutuskan untuk mengenyam bangku SMP kelas IX. Diketahui, hubungan terlarang antara keduanya telah berulang kali dilakukan.

Entah bisa dikatakan beruntung, , kehamilan korban tak berlangsung lama sebab pada Sabtu (27/3), kehamilan korban yang masih berusia satu minggu mengalami keguguran. Namun kehamilan korban sudah terlanjur diketahui YH (28), kakak korban hingga pelaku dilaporkan ke Polresta Palembang.

Dihadapan polisi, korban mengaku, kedekatannya dengan Zul sudah terjalin pada akhir Desember 2015. Dimana awalnya, perkenalan keduanya bermula dari salah seorang rekannya.Tak lama setelah perkenalan itu, keduanya memutuskan untuk menjalin kasih.

Hubungan keduanya semakin intim, saat pelaku mengajak korban melakukan hubungan suami istri di salah satu penginapan kawasan Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I.

“Sejak dekat kami sering lakukan hubungan suami istri di penginapan itu. Awalnya saya dijanjikan mau dibelikan motor, jadi saya mau diajak gituan. (hubungan suami istri,Red). Setiap malam minggu, kami selalu ke penginapan. Saya terpaksa berhenti sekolah sejak hamil itu. Pekerjaan Zul (pelaku,Red) jaga parkir di Tangga Buntung,” ungkap korban.

Sementara itu kakak kandung korban, YH mengaku, sudah meminta Zul untuk bertanggung jawab. Pertemuan antar kedua keluarga pun digelar. Namun ternyata tak ada niat baik keluarga Zul, hingga YH bersama keluarganya pun sepakat untuk membuat pengaduan ke Polresta Palembang.

“Pernah dua kali mengadakan pertemuan dengan keluarga Zul. Awal bulan Maret lalu mereka mengatakan siap untuk bertanggung jawab atas ulah Zul. Tapi setelah bertemu lagi kemarin, mereka malah menolak. Dia telah merusak masa depan adik saya, makanya kami melaporkan ini ke polisi,” kata YH.

YH mengaku, kehamilan adiknya itu ia ketahui setelah mendengar rumor para tetangga di tempat tinggalnya yang berada di kawasan Jalan Psi Lautan, Kecamatan Gandus Palembang. Dari rumor tersebut, YH akhirnya meminta penjelasan dan memeriksa adik bungsunya itu.

“Kami periksa pakai test pack dan hasilnya positif. Tapi seminggu yang lalu kehamilannya keguguran,” ujarnya. Kapolresta Palembang melalui Kasatreskrim, Kompol Maruly Pardede membenarkan, laporan korban. “Sekarang kita masih mengambil keterangan dari korban untuk mengejar pelaku,” tukas Maruly. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses