Ternyata Usia 10-20 Tahun Rentan Depresi

Ternyata Usia 10-20 Tahun Rentan Depresi
Suasana seminar mengenai gangguan kejiwaan
Posted by:

PALEMBANG – Depresi ternyata tidak hanya dialami oleh orang dewasa. Anak-anak berusia 10 tahun, juga rentan mengalami depresi. Begitu juga dengan remaja sampai usia 20 tahun.

Hal ini disampaikan Ira Kusumawaty S Kp M Kep MPH, dari Poltekkes Kemenkes RI Palembang dalam seminar kesehatan jiwa dengan tema “Kenali Dirimu, Kenali Kesehatan Jiwamu, Bebaskan Diri dari Depresi” di Gedung serbaguna Rumah Sakit (RS) Ernaldi Bahar.

“Faktor yang disebabkan depresi yaitu mencari jati diri dan di usia tersebut anak lebih dekat dengan teman sebaya yang artinya tidak ingin dicampur tangan dari orang tua,” kata Ira.

Ira menjelaskan, peran orang tua harus lebih memberikan perhatian dan pemantauan dalam usia anak 10-20 tahun. “Orang tua harus mempelajari psikologi anak jadi orang tua tau apa yg harus dilakukan nantinya,” ujarnya.

Ketika seseorang terdeteksi gangguan jiwa harus banyak aspek yang diperhatikan tidak cukup dari segi medisnya saja. “Kesehatan jiwa juga kurang lebih mendapatkan perhatian yang khusus dari orang tua dan lingkungan disekitarnya,” bebernya.

Lebih jauh diungkap, angka laporan riset kesehatan pada tahun 2013 gangguan jwa berat di Sumatera Selatan (Sumsel) mencapat 1,1 per mil yang artinya dari 1000 penduduk antara satu atau dua orang mengalami penyakit gangguan jiwa berat.
Lanjutnya, berdasarkan data quisional nasional di 20 provinsi di Indonesia gangguan jiwa berat di Sumsel usia 19 tahun ke atas di berada di angka 4,6 per mil.

“Kalau di Indonesa levelnya tidak tertinggi tetapi kita harus waspada karena gangguan jiwa bisa menjadi gunung es karena kasusnya banyak yang belum muncul di permukaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap pemerintah turut ikut campur untuk meningkatkan kesehatan jiwa di masyarakat dengan menggandeng puskesmas. “Ini untuk mendeteksi wilayah binaannya atau dengan layanan kesehatan untuk mencegah agar masyarakat jangan sampai jatuh sakit terlebih dahulu,” pungkasnya. (str)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses