Terpaksa Ujian Susulan Sendirian

Terpaksa Ujian Susulan Sendirian
Siswa SMAN 15 M Ali Hanafia kelas 12 IPS 4 terlihat ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)susulan sendirian di lab komputer SMAN 15 Palembang, Senin (18/4). foto rangga/Palembang pos
Posted by:

PALEMBANG – Pagelaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) ada 3 sekolah yang menggelar salah satunya di SMAN 15 Palembang. Dari total 383 siswa hanya satu tidak ikut UNBK, dikarenakan sakit Demam Berdarah Dengue (DBD) membuat ia harus rela menggerjakan UNBK susulan seorang diri, Senin (18/4).
Saat ditemui di ruang kerja, Kepala SMAN 15 Palembang Dra Hj Nursiawati Anggraini MM mengatakan dari jumlah 383 siswa yang ikut UNBK kemarin, hanya ada satu siswanya yang tidak ikut dikarenakan siswa tersebut sakit DBD. “Alhamdulillah hari Senin ini anak didik kita bernama M Ali Hanafia kelas 12 IPS 4, sudah pulih maka dari itu bisa ikut UNBK susulan,” katanya.
Ujian susulan ini diberi waktu selama 2 hari mulai 18-19 April. Berhubung M Ali Hanafia tak mengikuti dari awal, makanya UNBK susulan diikut semua. Jadi satu hari pelaksanaan susulan ujian dilakukan sebanyak 3 mata pelajaran, mulai pukul 07:30 WIB sampai pukul 16:00 WIB. “Biasanya jadwal UNBK sendiri kemarin kan satu hari satu mata pelajaran karena dibagi 3 sesi, berhubung susulan tidak banyak dan lagi untuk mempercepat proses penilaian, di percepat 1 hari 3 mata pelajaran,” jelasnya.
Kalau UNBK susulan mengalami kendala pihaknya sudah mempersiapkan antisipasi terkait pemadaman listrik. Soalnya ada salah satu orang tua siswa bersedia mempersiapkan genset apabila UNBK di SMAN 15 Palembang mengalami mati lampu. “Oleh sebab itu dirinya tidak takut lagi akan pemadaman listrik, untuk jumlah komputer ada 141 komputer, buat tahun depan kita akan ikut UNBK lagi, walau tahun ini baru pertama kali,” tandasnya.
Sementara itu, saat ditemui usai istirahat, M Ali Hanafia mengatakan seminggu sebelum ujian, dirinya mengalami sakit DBD di kampung. Akhirnya mau tidak mau harus dirawat dulu. “Alhamdulillah walau sendirian tanpa teman-teman, optimis bisa menjawab semua soal,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses