Tim Phoenix Ringkus Bandar Narkoba

Tim Phoenix Ringkus Bandar Narkoba
Posted by:
EMPAT LAWANG – Tim Phoenix Satres Narkoba Polres Empat Lawang berhasil meringkus seorang bandar narkoba yang sudah lama menjadi incaran pihak Kepolisian.

Tersangka disergap saat sedang berada di sebuah pondok yang tak jauh dari kediamannya, Selasa (13/11/2018).

Tersangka adalah Supriyadi (34) warga Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Pria pengangguran ini tak dapat mengelak lagi, saat dilakukan penggeledahan polisi mendapatkan sejumlah paket narkotika jenis sabu dan ganja. Barang haram tersebut disimpan tersangka dalam saku celananya.

Polisi kemudian bergerak cepat melakukan penggeledahan dirumah tersangka. Dari dalam rumah kembali ditemukan puluhan paket sabu dan ganja yang disimpan tersangka di atas loteng rumah.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan melalui Kanit Satres Narkoba, Ipda Adam, mengatakan, dari tangan tersangka polisi mendapatkan sejumlah barang bukti narkoba berupa, 33 (tiga puluh tiga) paket kantung plastik kecil sabu dan 1 (satu) kantung plastik besar sabu seberat 6,09 gram dengan total keseluruhan 8,26 gram. Selain itu, 21 (dua puluh satu) paket kecil narkotika jenis ganja seberat 30,226 gram, 4 (empat) paket sedang ganja dengan berat 13,54 dan 1 (satu) paket besar ganja seberat 28,669 gram.

“Selain barang bukti narkoba sabu dan ganja, kami juga berhasil mendapatkan barang bukti berupa alat untuk menghisap sabu (bong), kaca pirex, sejumlah uang hasil transaksi narkoba dan 3 (tiga) buah senjata tajam,” kata Adam.

Lebih lanjut Adam mengungkapkan, tertangkapnya tersangka berkat informasi dari masyarakat yang mengetahui di desa mereka sering terjadi transaksi jual beli narkoba jenis sabu dan ganja.

“Berbekal informasi dari masyarakat, kemudian anggota bergerak melakukan peyelidikan, hingga akhirnya tersangka berhasil kita amankan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 111, 112 dan 114 KUHP, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman 15 (lima belas) tahun kurungan penjara . (EB)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses