Timbunan Bikin Rusak Sungai

Timbunan Bikin Rusak Sungai
Proyek penimbunan tanah  dikeluhkan warga karena merusak  sungai sebagai saluran air. Foto Denni/Palembang Pos

Posted by:

BANYUASIN – Penimbunan tanah untuk pembangunan rumah toko alias ruko di Kelurahan Kayuara Kuning, Banyuasin, dikeluhkan warga. Pasalnya, proyek tersebut merusak sungai kecil yang selama sebagai saluran air.

Akibatnya terjadi penyempitan hanya dibuat gorong-gorong kecil, Dikhawatirkan jika tak ditangani dengan baik, bisa menyebabkan banjir. Apalagi memasuki musim penghujan.

Diutarakan Tri Wahyudi warga Kayuare Kuning. Dia mengatakan, sungai kecil biasa digunakan untuk pembuangan limbah, menjadi sempit.
“Kelihatan, tanah yang diratakan sebagian masuk ke anak sungai, sebagian tertimbun. Kami khawatir, air susah mengalir,” ujar Tri.
Tri keheranan, bagaimana urusan izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan BPT dan rekomendasi dari BAPPEDA dan BLH.

Sebelum itu, pemerintah sempat tak mengeluarkan izin karena lokasi tersebut masuk jalur hijau. Tapi kini, bisa keluar rekomendasi Advice Plan BAPPEDA dan Izin Lingkungan dari BLH sampai IMB.

Sementara, Zulkifli Idrus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Banyuasin mengatakan, untuk lokasi dipinggir Jalintim dekat perkantoran Pemkab, belum ada rekomendasi Advice Plan. Namun, pihaknya akan melakukan pengecekan dahulu.

Sedangkan, Kepala BLH Banyuasin, Syahril A Rachman melalui Plt Kabid Komunikasi Penegakan Hukum, Richard menanggapi pemerataan tanah dilakukan oleh pengembang, akan diperiksa.

“Terbitnya izin lingkungan atas dasar rekomendasi BAPPEDA. Informasinya sudah diterbitkan IMB oleh BPT. Namun jika ternyata melanggar aturan dan merusak lingkungan akan disetop,” jelasnya. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses