Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Tindak Tegas Pelaku Kejahatan
Kapolres Muba AKBP M Julihan Muntaha, saat menggelar hasil ungkap kasus anggotanya selama seminggu. Foto Romi/Palembang Pos
Posted by:

SEKAYU – Polres Muba tidak mengampuni setiap kejahatan, serta akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang ada di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin (Muba). Hal itu dikatakan Kapolres Muba AKBP Julihan Muntaha SIk, saat gelar perkara selama seminggu, di halaman Polres Muba, kemarin (22/09).

‘’Kita tidak akan mengampuni setiap kejahatan yang ada di Muba, dan menindak tegas pelaku kejahatan. Terutama pelaku 3C, yakni Curas, Curat dan curanmor,” katanya. Lanjutnya, dalam satu minggu, Polres Muba sudah mengungkap beberapa kasus 3 C dan narkoba. ”Ada 5 kasus narkoba yang telah diungkap, ada 4 TKP curanmor dengan satu pelaku, dan kasus pembunuhan,” ungkap mantan Kapolres Banyuasin ini.

Untuk kasus narkoba sendiri, ada 5 tersangka diamankan. Pertama, tersangka Husri, dan Dedi, keduanya warga Kecamatan Batang Hari Leko, Muba, dengan TKP di Dusun III Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko. Kemudian, tersangka Rahmawati binti Sunari, dengan TKP Jalan Lintas Betung – Jambi, Desa Sukamaju, Babat Supat, Muba.

Selain itu, Marjani bin Matcik, diamankan di Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat. Dan terakhir, tersangka Arizan, diamankan di Dusun V Desa Tanjung Agung Barat, Kecamatan Lais, Muba. ‘’Yang terbaru, Bayu Dalupa bin Dadang Ahmad, diamankan di Dusun V Desa Tanjung Agung Barat, Kecamatan Lais. Kemudian, Asi Aspikar, di Jalan PT PIP, simpang Portal divisi VI Desa Keban, Kecamatan Sanga Desa,” terangnya.

Sedang untuk kasus pembunuhan, kata Julihan, yakni tersangka Kendi Spendi bin Rinto. Dimana, kejadiannya tanggal 21 September 2016, di Dusun I, Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Muba. “Untuk nama korban sendiri Dedi. Jadi untuk modusnya sendiri, karena tersinggung,” terangnya.

Sementara untuk kasus curanmor sendiri, ada banyak dari Polsek Babat Toman. ‘’Tersangkanya Ardi bin Rum, dimana ada 4 TKP untuk aksi kejahatannya, dan masih dikembangkan apakah masih ada LP lain serta TKP lain untuk dirinya. Kemudian, satu lagi kasus curnamor dengan tersangka Ruslan Handika, dimana TKPnya di Pasar Randik, Kelurahan Kayuare, Sekayu, Muba, tanggal 21 Sepetember, dengan modus dirinya bersama temannya melakukan pengintaian, dan hendak mencuri motor. Lalu, melihat motor kuncinya masih terpasang, kemudian sepeda motor dilarikan tersangka,” tambah Julihan. (omi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses