Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Irigasi

Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Irigasi
Posted by:

 

 

LUBUKLINGGAU – Kesadaran sebagian besar warga untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim. Bahkan masih ada warga yang membuang sampah di aliran Sungai Kelingi.

Akibatnya bukan hanya mencemarkan sungai, tetapi tak jarang membuat saluran irigasi tersumbat. Seperti dipintu air irigasi Watervang. Beruntung ada keluarga Saito (50), pemulung barang bekas.

Tumpukan sampah yang menjadi penyumbat saluran air ke irigasi di Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur, Kota Lubuklinggau ini, dijadikan sumber rezeki bagi keluarga Saito.

Bersama istri dan anaknya, Saito menyingkirkan sampah-sampah dari pintu air irigasi. Seraya memilah milih sampah yang bisa diolah kembali dan dijual. Seperti botol/gelas bekas air mineral dan barang sejenisnya.

Sampah-sampah yang dapat diolah/daur ulang tersebut, dimasukan ke dalam karung besar yang memang sudah dipersiapkan sebelumnya dari rumah.

“Tidak ada, cuma mengambil dan mengumpulkan barang-barang bekas saja, Kalau saja ada yang bisa dimamfaatkan dan bisa dijual, ” jelas Saito sambil mengais sampah di sungai.

Aktivitas tersebut ternyata bukan kali ini dilakukan Saito dan keluarganya. Namun hal itu sering dilakukan bila sampah di pintu irigasi tersebut sudah menumpuk.

Keluarga Saito yang menjadikan sampah sebagai berkah ini selalu berbagi tugas. Saito yang turun langsung hingga ke tengah sungai untuk mengambil sampah yang bisa didaur ulang. Sementara sang istri dan anaknya yang bertugas mengumpul dan memasukannya ke karung yang telah disiapkan.

“Ya hitung-hitung mengais rezeki sambil bantu masyarakat bersihkan sungai, siapa tahi ada nilai ibadanya,” kata Saito. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lubuklinggau, Herdawan, memgakui kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah ke sungai. Padahal, mereka sudah tahu air sungai akan tercemar dan orang lain juga akan dirugikan.

“Memang masalah sampah ini tidak ada habisnya,” ujar Herdawan.  Karena lanjut Herdawan, pihaknya sudah sering menghimbau agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Tetapi memang sulit mengubah kebiasaan di tengah masyarakat. “Intinya, kesadaran mereka membuang sampah ke Sungai yang kita minta,” pungkasnya. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses