Tunggu Hasil Ujicoba

Tunggu Hasil Ujicoba
Posted by:

*Beras Sachet Belum
Beredar di Sumsel

PALEMBANG – Terkait kebijakan Kepala Perum Bulog RI, Budi Waseso yang membuat kemasan beras premium sachet untuk diedarkan jelang dan masuk lebaran, Bulog Divisi Regional (Divre) Sumselbabel menyatakan, beras sachet tersebut belum bisa edarkan di Kota Palembang khususnya dan Sumsel umumnya.
“Sebab masih menunggu uji coba produk di wilayah jawa dan sekitarnya,” ujar Muhammad Yusuf Salahuddin, Kepala Perum Bulog Divre Sumselbabel, Jumat (8/6/18).
Selain itu, pihaknya masih menunggu tim teknis infrastruktur melakukan modifikasi alat serta pengiriman kemasan sachet. “Belum beredar di Palembang, namun pasti akan beredar menunggu hasil uji coba di pulau Jawa,” paparnya.
Mengenai harga jual di Palembang, dia juga belum dapat memastikan. “Informasi terahir tetap satu harga, yakni Rp 2.500/Sachet, dengan berat persachetnya adalah 200 gram,” terangnya.
Meskipun demikian, dia memastikan beras ini akan segera beredar dipasaran baik itu di warung maupun di retail. “Ya, masih menunggu. Jika sudah siap tentunya akan segera di pasarkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog pusat, Karyawan Gunarso menyatakan beras kemasan praktis tersebut saat ini sedang dibahas, baik untuk pengembangan maupun bisnisnya, termasuk mengenai segmentasi pasarnya nanti. “Sekarang masyarakat ingin produk yang cepat, simpel, dan kecil,” kata Karyawan.
Ia menjelaskan, ide beras kemasan mini telah disampaikan Kepala Perum Bulog, Budi Waseso sebagai peluang bisnis baru. Pasalnya, selain bertugas sebagai operator untuk penyerapan gabah petani dan penyalur serta stabilitator harga di tingkat konsumen, Bulog juga mesti melakukan kegiatan bisnis sebagai sebuah perusahaan.
Opsi beras kemasan mini itu sedang dikaji sebagai salah satu inovasi pemasaran produk. Menurutnya, beras kemasan itu pun bisa menjadi opsi menarik bagi masyarakat lantaran praktis dan mudah dikonsumsi. Rencananya, beras kemasan mini seberat 2 ons bakal dijual di warung dan minimarket dengan harga sekitar Rp 2 ribu. (nik/net)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses