Uji Mekanisme Status Tersangka

Uji Mekanisme Status Tersangka
Posted by:

Palembang – Sidang lanjutan pra peradilan Gunawati Pandarmi kembali digelar di Pengadilan Negeri I A, Selasa (20/2/18).
Kali ini, Dosen Universitas Sriwijaya DR H Yuli Asmara Triputra SH MHum dihadirkan sebagai saksi ahli.
Dalam keterangannya dihadapan hakim tunggal, Efrata Happy Tarigan yang memeriksa perkara ini, Yuli menggarisbawahi praperadilan ini hanya untuk menguji mekanisme penetapan tersangka. Dimana penetapan harus merujuk dua alat bukti yang cukup berdasarkan Pasal 184 KUHAP.
“Dari proses pemeriksaan saksi,saksi ahli,bukti surat ditemukan bukti petunjuk dan minimal ada 2 alat bukti yang cukup maka penetapan tersangka sudah sah menurut hukum,” papar Yuli yang juga Dosen Stihpada ini.
Dalam keterangannya juga Yuli menjelaskan, berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi minimal ada 2 alat bukti yang sah seseorang bisa ditetapkan tersangka.
Selain itu, penetapan tersangka juga merujuk Pasal 184 KUHAP jika mekanisme yang diatur dalam pasal tersebut sudah dipenuhi maka sudah sah penetapan tersangka di dalam hukum.
“Jadi menurut saya jika penyidikan sudah sesuai mekanisme dengan Pasal 184 KUHAP sudah sah secara hukum,” ujar Saksi Ahli.
Menanggapi pertanyaan kuasa hukum termohon dari Polda Sumsel prihal syarat dan prosedur penetapan tersangka.
Yuli menerangkan, penetapan tersangka berdasarkan bukti permulaan dan untuk penetapan tersangka kewenangan dari penyidik dengan harus memenuhi dua alat bukti sesuai peraturan yang berlaku.
Sementara itu, kuasa hukum termohon, Triyanto mempertanyakan relevansi alat bukti dalam tindak pidana yang disangkakan itu seperti apa. Karena menurutnya sangat subjektif.
‘’Jika penyidik sudah memenuhi dua alat bukti melalui mekanisme penlyidikan menurut peraturan berlaku seperti yang saya sebutkan tadi. Itu sudah sah secara hukum. Tapi untuk menentukan bersalah atau tidaknya itu kewenangan Majelis Hakim dalam memeriksa materi pokok,” ujar Saksi Ahli. (cw06)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses