Usut Kasus Ovi Transparan

Usut Kasus Ovi Transparan
Aksi puluhan massa melakukan orasi dihalaman Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Khusus Palembang. Foto vot/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Puluhan massa mengatasnamakan diri Aliansi Sriwijaya Bersih Narkoba (Asbun) melakukan orasi dihalaman Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Khusus Palembang, Senin (22/8).

Dalam aksinya, mereka minta pihak Pengadilan yang menangani kasus tersebut, mengusut tuntas atau bekerja secara profesional atas kasus narkoba yang menjerat mantan Bupati OI, AW Nofiadi dengan transparan dan seadil-adilnya.

Mereka menyoroti sikap dari pihak terkait yang hanya merehab mantan kepala daerah itu di RS Ernaldi Bahar Palembang dan tak menjebloskannya ke jeruji besi.

Koordinator Lapangan, Rubi Indiarta mengatakan, pihaknya minta agar Pengadilan berlaku adil terhadap para pelaku narkoba. Jangan karena hanya kepala daerah diberlakukan khusus.

Tak hanya itu, organisasi ini juga menduga Ovi bukan hanya pemakai tetapi juga bandar narkoba. Hal ini melihat harta kekayaannya mencapai Rp 20 miliar.

”Kami sebagai masyarakat akan berperang melawan ketidakadilan. Kalau bisa rehab, kenapa yang lain juga tidak direhab. Toh banyak sekali pemakai narkoba yang saat ini ditahan,” ujar Rubi dalam aksinya.

Dalam hal ini, Rubi bersama rekan seperjuangan akan terus memantau persidangan dan tahapan kasus tersebut. Mengingat saat ini, Bupati Ogan Ilir itu, tak juga ditahan meski tersandung kasus narkotika.

”Kami minta ovi ditahan, sebagaimana mestinya tersangka narkotika lainnya. Ini jelas bentuk tebang pilih. Kalau memang tidak apa-apa prosesnya pasti benar, sama dengan masyarakat lainnya yang tersandung kasus narkoba,”terangnya.

Sementara, Humas PN Klas 1A Khusus Palembang, Siaman SH MH mengatakan, pihaknya akan profesional dalam setiap penanganan kasus, tak terkecuali kasus bupati ini.
”Dimata hukum semua sama, jika terbukti bersalah ya dihukum,” tukasnya. (vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses