Utang Tak Dibayar, Kakak Beradik Habisi Heri

Utang Tak Dibayar, Kakak Beradik Habisi Heri
Adegan saat tersangka Darwin menusuk korban Heri hingga menyebabkan korban tewas pada 11 November 2013 lalu. Foto: Agus/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Untuk melengkapi berkas perkara kasus pembunuhan dengan tersangka Afrizal Yusuf alias Ijal (31), Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel menggelar adegan reka ulang pembunuhan yang menewaskan Hery (37), warga Jalan Slamet Riyadi Palembang.

Dalam adegan reka ulang, terungkap dalam adegan ketiga saat Afrizal Yusuf warga Jalan Ali Gatmir, Lorong Bintang Tujuh, Kota Batu, bertemu dengan Darwin ( DPO), tak lain saudara kandungnya.

Lantas, keduanya menyiapkan senjata tajam (sajam), menuju rumah korban Heri. Sesampainya di rumah korban, ada istri tersangka, Devia dan saudara korban, Rukiah.

Dalam adegan kelima, kedua tersangka bertemu korban. Adegan keenam, Heri menampar Darwin kemudian mencabut pisau dan langsung menusuk perut korban.

Lalu, korban lari ke rumah tetangganya bernama Rosita, dikejar kedua tersangka sambil memegang pisau. Di depan pagar rumah Rosita, dada korban kembali ditusuk oleh Darwin.

Setelah itu, korban berdiri kembali dan lari masuk ke rumah Rosita.

Melihat korban bersimbah darah, Rosita langsung keluar rumah dan berteriak. Teriakan tersebut, didengar tetangga korban bernama Agus dan Antoni.

Kedua saksi tersebut, langsung membawa korban ke rumah sakit menggunakan sepeda motor. Sedangkan kedua pelaku langsung kabur.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Hans Rachmatullah Irawan menjelaskan, dalam reka ulang terdapat sembilan adegan.

Peristiwa itu terjadi di kediaman korban pada 11 November 2013 silam. “Untuk motif pembunuhan, berdasarkan pengakuan tersangka masalah utang piutang kepada Darwin senilai ratusan juta. Sementara tersangka Darwin masih dilakukan pengejaran,” jelas Hans, usai reka adegan di Mapolda Sumsel, Rabu (24/8).

Sementara, tersangka Afrizal mengaku tidak mengetahui permasalahan yang terjadi antara adiknya, Darwin dan korban.
Diakuinya, saat itu dirinya hanya ikut Darwin ke rumah korban, saat korban dan Darwin teribat cek cok berujung korban menampar tersangka Darwin.

“Saat itu, adik saya langsung menusuk korban dan berlari ke dapur rumah tetangganya. Disana korban ditusuk lagi oleh Darwin. Saya tidak menusuk korban, tapi saya memegang pisau yang diambil dari dapur rumah tetangga korban,” ujarnya.

Usai kejadian, sambung tersangka, dirinya langsung kabur ke Jambi agar tidak ditangkap Polisi. Selama lebih kurang empat tahun kabur, lantaran kangen anak dan istrinya membuat Afrizal, tak tahan dan memutuskan untuk pulang ke rumah.
“Usai kejadian, saya langsung berpisah dengan adik saya (Darwin, Red) dan sampai sekarang tak pernah bertemu lagi,” tandasnya. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses