Viral, Siswa Belajar Dibawah Pohon Pisang

Viral, Siswa Belajar Dibawah Pohon Pisang
Posted by:

BANYUASIN – Entah apa yang melatar belakangi kebijakan Yayasan Madrasa Aliyah berada di Desa Srijaya, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, meminta belasan siswa sekolah belajar dibawah pohon pisang yang tak jauh dari pemukiman warga.

Seperti diketahui foto belasan siswa MA di Desa Srijaya menjadi viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kabupaten Banyuasin.

Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Rantau Bayur Heri, ketika dikonfirmasi, mengenai beredar foto belasan siswa MA belajar dibawah pohon pisang di media sosial.“ Ya, memang sekolah MA tersebut berdiri sejak tahun 2016, dan baru tahun ajaran kedua, kelas satu dan kelas dua. Sebelumnya siswa tersebut belajar di gedung milik SMP PGRI, entah apa yang menjadi kebijakan yayasan MA sehingga pihak sekolah tidak mau menempati gedung milik SMP PGRI tersebut,” Kata dia.

Padahal, Sambung dia, gedung milik SMP PGRI tersebut kosong, hanya ada kelas 3 itu pun hanya beberapa orang sisa saja.

“ Untuk pastinya kami belum tahu apa yang menjadi kebijakan pihak yayasan MA untuk tidak menggunakan gedung SMP PGRI sebagai sarana belajar siswanya,” Jelas dia.

Padahal, kata Kades, pihaknya berharap kepada Yayasan MA tersebut untuk melakukan aktivitas belajar mengajar di gedung milik SMP PGRI tersebut.

“ Kalau siswa belajar di luar gedung kan tidak layak, padahal gedung kosong milik SMP bisa digunakan. Kami belum bisa mengkonfirmasi ke pihak yayasan apa alasan mereka untuk memilih belajar di luar gedung. Pemilik yayasan ada di Palembang, jadi masih menunggu waktu untuk melakukan komunikasi,” Tambah dia.

Kepala Kemenag Banyuasin Drs H Abidil Msi melalui Kabag Humas Salni Pajar, mengatakan pihaknya belum mengetahui persoalan siswa MA di Desa Srijaya belajar dibawah pohon pisang tersebut.

“ Kami Kemenag Belum tahu, nanti kita cek izin sekolah tersebut. Kemudian akan mengkonfirmasi ke pihak yayasan, mengenai persoalan itu,” Singkat dia ketika dihubungi, Minggu (22/7/2018).

Sementara pihak yayasan MA tersebut belum bisa di konfirmasi terkait persoalan tersebut. “ Pihak sekolah ada dipalembang kak, sedangkan gurunya tidak ada di sini, “ kata siswa ini yang enggan menyebutkan namanya (her)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses