Waduh! Warga Lubuklinggau Terus Keluhkan Layanan PDAM (Distribusi Air Bersih Masih Mandek)

Waduh! Warga Lubuklinggau Terus Keluhkan Layanan PDAM  (Distribusi Air Bersih Masih Mandek)
Warga yang mengangkut air dari sumur tetangga karena PDAM Tirta Bukit Sulap mati, Selasa (5/12). Foto maryati Palembang Pos
Posted by:

LUBUKLINGGAU – Pelayanan terkait pendistribusian air bersih Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Bukit Sulap, terus dikeluhkan warga. Pasalnya hingga Selasa (5/12), air bersih di sejumlah titik belum juga mengalir alias masih mandek.Seperti di Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, warga menjerit karena setiap hari harus mengangkut air sumur tetangga atau air dari Sungai Kelingi. “Payo oi, kapan lagi PAM ini nak idup tiap hari mati terus,” ujar Rudi, sambil mengangkut air dari rumah tetangganya.

Menurut Rudi, jarak sumur di rumah tetsngga dengan tempat tinggalnya berkisar 100 meter. Namun karena tidak ada air bersih untuk memasak, terpaksa setiap hari minta air sumur tetangganya. ” Kalu mandi, buang hajat yo di Kelingi, ini ngangkut banyu sumur untuk masak bae,” jelasnya.Sementara itu, Fauzi, warga Kelurahan Ceremeh Tabah, Kecamatan Lubuklinggau Timur, mengatakan kalau keran air PAM di rumahnya dibuka 24 jam. Namun, air yang ditampung seharian masih tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.

“Seharian, siang malam dibuka, cuma dapat 2-3 baskom,” ungkap Fauzi. Untuk itu, dikatakan Fauzi, pemerintah harus melakukan reformasi ditubuh PDAM Tirta Bukit Sulap. Sehingga apa yang dikeluhkan warga menjadi perhatian dan ada solusi serta penyelesaiannyaTerpisah, Merizal, anggota DPRD Lubuklinggau, menjelaskan bahwa dewan tidak tutup mata terhadap keluhan warga selama ini. Karena melalui Komisi III, PDAM sudah dipanggil dan diminta keterangannya, tentang apa yang menjadi kendala bagi PDAM dalam pendistribusian air bersih.Selain itu, menurut politisi partai demokrat ini, legislatif juga meminta agar PDAM, mencari solusi jangka pendek maun jangka panjang. “Untuk jangka pendeknya, kalau pompanya kurang ya ditambah lagi,” kata Merizal.(yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses