Wajib Terapkan K3

Wajib Terapkan K3
Posted by:

Palembang Kekurangan
Pengawas Tenaga Kerja

Merdeka, Palembang Pos.-
Dalam peringatan hari Kesehatan dan Kecelakaan Kerja (K3) nasional, kementrian tenaga kerja dan transmigrasi memberikan bantuan mobil 1 unit kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang  melalui dinas tenaga kerja.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Kasubdit Kerjasama Penegakkan Hukum, Muhammad Yusuf ST Mis saat dibincangi kemarin (12/2) menjelaskan, Palembang termasuk kota yang aktif dalam bentuk pengawasan terhadap tenaga kerja dan perusahaan.
“Kita lihat Palembang merupakan kota yang cukup aktif dalam melakukan berbagai pengawasan terhadap perusahaan dan permasalahan ketanagakerjaan. Hany memang untuk pengawas sendiri palembang masih sangat minim. Kalau untuk skala nasional, perhari itu bisa 9 orang yang mengalami kecelakaan kerja” ungkapnya.
Dikatakan Yusuf, idealnya pengawas yang mesti dimiliki Disnaker dalam mengawasi perusahaan dan permasalahan ketanagakerjaan 1 berbanding 60, sedangkan palembang hanya memiliki 7 orang pengawas.
“Kalau idealnya 1 pengawas itu mengawasi 60 perusahaan, baru aturan dan penegakkan hukum terhadap permasalahan ketenagakerjaan ini efektif dilakukan. Sedangkan di Palemnang hanya 7 orang pengawas sedangkan jumlah perusahaan mencapai 3.000 lebih tentu kurang efektif,” cetusnya.
Hal tersebut dibenarkan Wakil Walikota Palembang Harnojoyo saat menerima bantuan secara simbolis dari Kemenakertrans. Menurutnya pengawas di Palembang mesti dilakukan rekruitmen ulang dan perbaikan sehingga pelaksanaan program terhadap ketenagakerjaan dapat berjalan dengan baik.
“Mudah-mudahan di tahun 2014 ini, kita segera membenahi jumlah pengawas untuk masalah ketenagakerjaan, dan memang dalam perusahaan mesti menciptakan suasana kondusif, aman, dan dapat mengantisipasi permalahan kecelakaan kerja jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Palembang, Gunawan menjelaskan berdasarkan catatan beberapa tahun terakhir hanya satu kecelakaan kerja yang terjadi akibat oknum sendiri pada kasus terbakarnya perusahaan karet di kawasan gandus yang menghanguskan semuanya.
“Kita Disnaker Kota Palembang terus  memperbaiki kinerja termasuk pengawasan terhadap perusahaan, memang pengawas masih 7 orang dan kita cukup terkendala dengan SDM yang ada, sebab pengawas butuh tenaga handal dan memiliki wawasan bukan sembarang,” jelasnya.
Ditambahkan Gunawan, meskipun pihaknya sering memperingatkan para pekerja untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur termasuk Safety dalam beraktivitas kerja juga dalam semua proyek maupun perusahaan wajib memasang plang K3.
“Termasuk proyek-proyek bangunan yang menggunakan tenaga kerja banyak mesti melabelkan plang K3 ini, misalnya pembangunan Hotel, Gedung bertingkat, jembatan, dan lain-lain dalam mengantisipasi kecelakaan kerja,” pungkasnya. (cr10)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses