Wanita Kurir Sabu Dituntut 18 Tahun

Wanita Kurir Sabu Dituntut 18 Tahun
Mulyani, tersangka pemilik sabu, saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Palembang, Senin (1/2). Foto: Poetra/Palembang Pos
Posted by:

RIVAI – Terdakwa kasus narkotika, Mulyani (29) dengan barang bukti (BB) narkotika jenis sabu sebanyak 2 paket besar dengan berat 164,33 gram, hanya bisa tertunduk lesu. Itu setelah dia mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman selama 18 tahun penjara dan denda sebesar 2 miliar rupiah subsidair 6 bulan penjara.

Terdakwa juga  yang sedang hamil 8 bulan ini, terlihat pasrah ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rakhmat B Taufan SH menjerat perbuatanya yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan narkotika golongan I jenis bukan tanaman berupa sabu, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah menuntut terdakwa untuk dijatuhi hukuman selama 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar subsider 6 bulan penjara,” ujarnya, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Palembang, Senin (1/2).

Terdakwa yang tercatat sebagai warga komplek VOA Desa Bandar Bireuen Kecamatan Kota Juang Kebuapaten Bireuen Provinsi Aceh, setelah mendengarkan tuntutan jaksa, langsung berkoordinasi dengan penasehat hukum, Advokad Romaita SH dari Pos Bakum.

“Mohon waktu majelis selama satu minggu, kami akan menyampaikan pembelaan,”ujar Romaita. Sementara lanjut Romaita yang ditemui seusai persidangan mengatakan, secara kemanusian saya merasa tuntutan jaksa terhadap terdakwa terlalu tinggi, dan dalam pembelaan nanti kami akan meminta majelis untuk memberikan keringanan.

“Pertimbanganya terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa saat ini tengah hamil besar, oleh karenanya kami akan meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, agar kiranya dapat memberikan keringanan hukuman,” tukasnya.(vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses