Warga Antusias Tukar Duet Baru

Warga Antusias Tukar Duet Baru
BI resmi meluncurkan uang pecahan rupiah baru di Sumsel. Warga antusias untuk menukar uang baru ini. Foto : koer /palembang pos
Posted by:

PALEMBANG- Pecahan uang (duet, red) baru yang baru dikeluarkan Bank Indonesia, ternyata sudah ditunggu oleh masyarakat khususnya Palembang. Ini terlihat dari antusiasnya warga untuk menukarkan uang pecahan rupiah baru.

“Ya, penasaran dengan bentuk duet baru mbak. Kato wong-wong duetnyo beda dengan yang lamo. Bentuknyo lebih kecik terus mirip dengan duet Hongkong,” kata Fitri, Warga Talang Kelapa.

Sementara Raden, warga Sukabangun II mengatakan, uang rupiah baru ini memang terlihat lebih tipis dan sulit untuk dipalsukan. “Tapi di duet Rp 10 ribu, gambar Sultan Mahmud Badaruddin II, Pahlawan dari Sumsel samo rumah khas Palembang, rumah limas dak ado lagi. Diganti dengan pahlawan dari daerah lain,” ujarnya.

Sedangkan, Dea Pedagang Songket di kawasan Ilir Barat Permai mengatakan, dia sudah melihat di televisi ada kegiatan launching pecahan uang rupiah baru di Jakarta. “Nah, tadi teman kita di toko sebelah bilang ada mobil kas keliling dari BI yang siap layani pemecahan uang baru. Ya saya langsung ikut antre,” papar Dea.

Rencananya, lanjut Dea uang tersebut akan dikoleksinya. Mengingat uang pecahan rupiah yang baru diperkenalkan itu belum banyak dimiliki masyarakat. “Masih langka, sayang jika dipakai, buat koleksi di dompet dulu,” tuturnya.

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, Hamid Ponco Wibowo mengatakan, ada sebanyak 11 pecahan uang rupiah tahun emisi 2016. Terdiri dari 7 uang kertas dan 4 uang. Uang rupiah kertas tersebut terdiri dari nilai nominal Rp 100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sedangkan uang rupiah logam terdiri atas pecahan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp 100.

“Secara resmi peluncuran pecahan uang rupiah baru dalam ruang lingkup nasional, disiapkan Rp 730 miliar uang baru. Jumlah tersebut tidak semuanya untuk Sumsel, karena dibagi- bagi se- Indonesia,” jelasnya.

Dia menerangkan, uang pecahan lama masih bisa digunakan, hingga ada pengumuman selanjutnya. Dimana saat ini, uang pecahan rupiah baru tersebut juga masih dalam tahap edukasi kepada masyarakat. “Tahap pengenalan sama masyarakat, nantinya akan dilayani diperbankan pada awal tahun depan,” tutup Ponco. (nik)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses