Waspadai Virus Ebola

Waspadai Virus Ebola
Posted by:

PALEMBANG – Wabah virus Ebola yang saat ini mengancam warga di sejumlah negara di dunia, membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel siap menjalankan instruksi yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI terkait antisipasi sebaran virus Ebola di Indonesia, khususnya Sumsel.
Kendati belum ditemukan suspect (terduga) penyakit ini, namun Kadinkes Sumsel, Lesty Nuraini mengaku telah menyebarkan sosialisasi kepada seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan di kabupaten/kota di Sumsel. “Sosialisasinya berisikan tentang kesiapan sejak dini agar masyarakat waspada tentang penyakit Ebola ini,” tegasnya kepada wartawan koran ini, kemarin (12/8).
Menurutnya, secara klinis mereka yang terinfeksi Ebola mengalami gejala demam, lemas, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorok, muntah, diare, yang memicu kerusakan ginjal dan hati, serta perdarahan. Ebola tak menular lewat percikan di udara, tetapi lewat kontak langsung dengan darah, feses, dan lain-lain dari pasien. ”Dengan gejala-gejala itu, kecil kemungkinan orang terinfeksi ebola bisa bepergian dengan pesawat,” ujarnya.
Antisipasinya, lanjut Lesty, pihaknya telah mendirikan sebuah Posko Kejadian Luar Biasa (KLB) yang berada di Bandara serta mengimbau seluruh jajaran tetap melakukan penyuluhan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan RSMH Palembang yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan terhadap penyakit virus berjangkit seperti sebaran virus flu burung (H5N1) lalu.
“Di bandara, bersama pihak setempat melakukan pemeriksaan khususnya bagi para penumpang yang telah menempuh perjalanan dari Afrika. Jika dinyatakan sehat, mereka akan kita berikan kartu. Tujuannya, agar masyarakat yang akan melakukan interaksi dengan yang bersangkutan tidak panik,” tegasnya.
Agar masyarakat tidak panik, Dinkes menjamin terus melakukan pemantauan dan perkembangan penyakit ini, baik informasi dari Kemenkes RI sendiri, maupun Badan Kesehatan Dunia (WHO).  Jika ternyata ditemukan suspect ini, pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan pengambilan contoh darah dan melaporkan hasil tersebut ke Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI.
“Jika ada anggota keluarga, yang usai bepergian jauh, dirasakan sakit, segera datangi rumah sakit atau puskesmas setempat,” tegas dia.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel, H Hambali, melalui Kasubag Informasi dan Humas, H Saefudin Latief, juga menghimbau kepada calon jemaah haji Sumsel untuk mewaspadai virus Ebola. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinkes Sumsel untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat. “Kita akan berkoordinasi dengan Dinkes untuk sosialisasinya ke masyarakat,” terang Saefudin.(ety)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses