Zero Asap di Sumsel Terancam

Zero Asap di Sumsel Terancam
Bupati OKI Iskandar (berkaca mata hitam) meninjau lokasi lahan gambut yang terbakar, Senin (16/07)
Posted by:

KAYUAGUNG – Kebakaran lahan terjadi di kawasan sepucuk Kayuagung yang masuk dalam wilayah PT Rambang Agro Jaya (RAJ). Tidak tanggung-tanggung, area yang terbakar seluas 70 hektare.

Banyak pihak meradang karena pelaksanaan Asian Games tanpa asap yang tinggal menghitung hari bakal terganggu dengan adanya lahan yang terbakar. Berarti, komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel yang menargetkan zero asap saat pelaksanaan pesta olahraga se-Asia tersebut bakal terancam.

Sejumlah pihak terutama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKI langsung turun ke lapangan, bahkan Bupati OKI H. Iskandar SE usai rapat paripurna DPRD OKI langsung meninjau ke lokasi kebakaran di kawasan HGU PT Rambang Agro dikKawasan Sepucuk, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, Senin (16/07).

Didampingi oleh Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin dan Manager PT RAJ, Ruhiat, bupati langsung meninjau lahan terbakar, dalam kesempatan tersebut Bupati OKI marah besar atas kejadian kebakaran yang sampai meluas.

Padahal Bupati OKI sejak awal mewanti-wanti agar tidak terjadi kebakaran hutan, lahan dan kebun (Karhutbunlah) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir apalagi menjelang perhelatan besar Asian Games 2018 yang hanya dalam hitungan hari.

Dirinya juga memerintahkan agar tim pemadam dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI untuk terus memantau kejadian ini, termasuk juga di wilayah lain jangan sampai terjadi karhutbun.

“Kita akan bahas ini di rapat forkopimda agar segera dibentuk tim invetigasi agar tau permaslahan lahan yang terbakar ini,” katanya.

Selain itu, dirinya juga meminta agar pihak BPBD OKI memanggil pihak perusahan untuk bertanggungjawab terhadap kejadian ini dan agar api di lokasi wilayah mereka segera padam.

“Saya tegaskan, api harus padam dalam satu hari ini. Dan saya ingatkan, jangan coba-coba bermain api. Saya tidak tenang dengan adanya kebakaran lahan ini, karena mencakup nama baik Kabupaten Ogan Komering Ilir,” tegasnya.

Apalagi, lanjut Bupati, Indonesia akan menjadi tuan rumah even internasional, Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI Listiadi Martin mengatakan, lahan yang terbakar sendiri, kurang lebih berjumlah 70 hektare.

“Kita akan terus berupaya untuk memadamkan api. Ada beberapa titik yang masih berupaya dipadamkan, termasuk menggunakan helikopter untuk water booming,” jelasnya.

Direktur PT Rambang, Sahrul mengungkapkan, pihaknya berjanji kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) OKI akan segera memadamkan api ini.

Sementara itu, kebakaran lahan gambut di OKI juga mendapat perhatian serius dari DPRD Sumsel. Bahkan ketua Komisi DR H Budiarto Marsul MM meminta agar masalah ini segera ditanggulangi, agar kasus 2015, tidak terulang.

“Apalagi kita mau Asian Games 2018, jadi penanggananya harus lebih maksimal lagi. Pengawasan yang ketat terhadap titik api tidak hanya fokuskan untuk Kabupaten OKI saja, tetapi kabupaten/kota lainnya di Sumsel juga harus waspada. Sebab akhir-akhir ini cuaca cukup ekstrim,” katanya.

Selain itu, Budi juga meminta pemerintah rutin mengecek ke lapangan, apakah para petugas yang ada di lapangan benar-benar ada dilokasi dan melaksanakan tugasnya atau tidak. “Agar mereka lebih bersemangat dalam melaksanakan tugasnya, Budi meminta agar hak-hak para petugas di lapangan diperhatikan. Pokok kita selaku dewan Sumsel juga mendukung semua upaya Pemkab OKI,“ tukas Budi.(jem/del)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses