Written by Administrator
|
Monday, 02 June 2014 14:08 |
Faktor Gagal Panen
Palembang – Seolah sudah menjadi tradisi, di saat mendekati momentum bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri, berbagai barang kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Salah satunya harga bawang yang berdasarkan pantauan Palembang Pos di sejumlah pasar tradisional, di Pasar KM 5, Pasar Cinde dan 16 Ilir mulai terlihat melonjak. Rohmat, pedagang di Pasar Cinde menjelaskan, harga bawang melonjak naik. Sebelumnya, berkisar Rp 16.000 sampai dengan 17.000 perkilonya, kini melonjak drastis mencapai kisaran Rp 24.000-25.000. “Harga bawang ini memang naik karena mendekati bulan puasa dan lebaran. Jadi harga barang-barang kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan,” ujarnya. Sedangkan untuk harga bawang putih lanjutnya, juga mengalami kenaikan sekitar Rp 4.000 dari harga perkilonya sekitar Rp 8.000 hingga Rp 9.000 menjadi Rp 14.000- Rp 15.000 dari harga sebelumnya. “Harga bawang putih dan bawang merah ini memang selalu beriringan untuk kondisi harga, yang pasti menjelang bulan puasa dan lebaran ini tentunya permintaan konsumen terhadap kebutuhan pokok pasti banyak,” terangnya. Senada diungkapkan Sulaiman pedagang bawang di Pasar KM 5. Menurutnya, kenaikan harga bawang dipengaruhi petani bawang yang banyak mengalami gagal panen akibat kondisi kemarau yang cukup dominan di beberapa daerah. “Memang kalau yang kita ketahui banyak petani bawang yang gagal panen akibat kondisi cuaca pancaroba. Sedangkan kebutuhan konsumen cukup banyak, makanya wajar kalau harga bawang sekarang naik,” pungkasnya. (cr10)
|