PALEMBANG - Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi melepas 445 jamaah Kloter 11 Embarkasi Palembang di Aula Asrama Haji Palembang, Selasa (31/7/2018) malam.
Mereka dijadwalkan berangkat meninggalkan Palembang menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Rabu (1/8) dinihari, pukul 01.50 WIB.
Ditemui usai seremoni pelepasan, Kakanwil menjelaskan bahwa jamaah kloter 11 merupakan jamaah gabungan dari Kota Palembang dan Kabupaten Muratara.
Menurut Fajri, jamaah yang datang ke asrama haji saat penerimaan tadi pagi hingga siang berjumlah 446 orang. Namun ada dua jamaah yang ditunda yaitu Basir Abdullah karena harus dirujuk ke RSMH dan muhrimnya Risma Siamit Delan.
Selain itu, ada satu jamaah tunda yang bergabung, yaitu Nurmanurma Abdul Kuan.
“Jadi jumlah yang berangkat tota ada 445 jamaah, termasuk lima petugas kloter,” jelas Fajri.
Dia menuturkan, saat ini jamaah Embarkasi Palembang yang sudah berada di Tanah Suci berjumlah 4.482 jamaah dengan rincian Sumsel 3.365, Babel 1.067, dan petugas kloter sebanyak 50 orang.
Saat ini, Kloter 1, 2, 3, 4, 5, dan 10 sudah berada di Makkah. Sedangkan kloter 6 masih dalam perjalanan menuju Makkah, sementara Kloter 7 sampai 9 masih berada di Madinah.
“Jamaah yang masuk kategori resiko tinggi cukup banyak yaitu mencapai 76 persen. Mudah-mudahan ini tidak menjadi kendala jamaah dalam menunaikan ibadah haji,” harap Fajri.
Humas PPIH Embarkasi Palembang H. Saefudin menambahkan, di kloter 11 sendiri jamaah termuda adalah Muhammad Arif Renaldi (22 tahun) asla Palembang, sedangkan jamaah tertua tercatat atas nama Saroni Tamar Latif (86 tahun) asal Muratara.
“Untuk jamaah resiko tinggi (Risti) di kloter ini berjumlah 342 orang dengan rincian Risti Usia 14 orang, Risti Penyakit 196 orang, dan Risti Penyakit plus Usia 132 orang. Adapun jamaah uzur yang mesti dibantu dengan kursi roda atau tongkat berjumlah delapan orang,” terang Saefudin. (rel)
No Responses