HD : Sumsel Kehilangan Sosok Panutan Luar Biasa

Posted by:
PALEMBANG - Sumsel berduka. Tokoh panutan masyarakat yang juga Wakil Gubernur Sumsel (periode 1993-1997) H.M.Arub SH meninggal dunia, Senin (3/12) pukul 09.30 WIB, di rumah duka Jalan Panahan Blok E3 dalam usianya 83 tahun.

Mendapat kabar tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru pun langsung meluncur ke rumah duka sesaat setelah melaunching Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) dan Simposium Pelayanan Publik di Griya Agung Palembang.

Mengenakan batik cokelat motif dan didampingi putrinya Percha Leanpuri, HD langsung memimpin pembacaan Yasin sejumlah keluarga, warga dan pejabat yang hadir melayat di rumah duka.

“Kita semua benar-benar merasa sangat kehilangan karena beliau adalah tokoh pemerintahan dan birokrat karir yang sangat sukses. Banyak sekali sumbangsih yang sudah diberikan almarhum untuj kemajuan Sumsel. Jasa beliau sangat banyak sekali dan kita harus berterimakasih untuk itu,” tegas HD.

Menurut HD, sosok almarhum H.M Arub SH merupakan salah satu tokoh panutan terbaik yang pernah dimiliki Sumsel. Almarhum diketahui meniti jenjang karir mulai dari bawah hingga dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis di Sumsel dan Babel.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumsel tahun 1993-1997, almarhum diketahui pernah menjabat sebagai Bupati Bangka dua periode di usianya yang baru 30 tahun dan Walikota Pangkal Pinang. Kemudian menjadi Asisten II Sekwilda Sumsel tahun 1990-1992 dilanjutkan kemudian tahun 1993 suami dari Yang Zubaidah ini resmi menjadi Wakil Gubernur Sumsel. Bahkan terakhir almarhum juga dipercaya menjadi Ketua DPRD Sumsel periode 1997-2002.

“Sosoknya sangat teruji dan wajib jadi panutan kita bersama. Khususnya menjadi contoh bagi para ASN karena beliau ini meniti karirnya benar-benar dari bawah. Hari ini kita sangat berduka dan kehilangan,” tutur HD.

Sebelumnya pada tanggal 14 Oktober 2018 sekitar dua pekan setelah dirinya dilantik menjadi Gubernur Sumsel, Herman Deru sudah membesuk almarhum saat terbaring lemah di RS Siloam.

Jenazah almarhum tersebut dilepas dengan cara kedinasan pada Senin sore usai salat Ashar di kediamannya di Jalan Panahan sebelum dibawa ke tempat peristirahatannya yang terakhir di TPU Kebun Bunga. Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Gubernur Sumsel Herman Deru.

“Pemakaman kedinasan ini adalah wujud penghargaan Pemprov Sumsel. Kita semua kehilangan karena pengabdian terbaik yang telah diberikan almarhum pada bangsa dan negara ini. Mari kita berlapang dada dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutup HD.

Tak hanya melepas jenazah dengan uoacara persemayaman, Gubernur HD juga ikut mengantarkan jenazah almarhum hingga ke peristirahatannya yang terakhir.

Selain Gubernur Sumsel, sejumlah pejabat juga tampak hadir melayat di rumah duka seperti Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung Erzaldi Rosman, Mantan Gubernur Sumsel H.Ramli Hasan Basri, mantan ketua DPRD Provinsi Sumsel Zamzami Ahmad dan banyak lagi lainnya. (CW05)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Twitter
Facebook
Google +

No Responses

  1. https://palembang-pos.com/
  2. https://dongengkopi.id/
  3. https://jabarqr.id/
  4. https://wartapenilai.id/
  5. https://isrymedia.id/
  6. https://onemoreindonesia.id/
  7. https://yoyic.id/
  8. https://beritaatpm.id/
  9. https://www.centre-luxembourg.com/
  10. https://jaknaker.id/