PALEMBANG-
PT Afzarki Indoboga sebagai catering utama yang menyediakan konsumsi untuk tim pengamanan dalam pagelaran Asian Games 2018 yang diadakan di Kota Palembang. Selain itu, catering tersebut terdiri dari 12 KSO yang tergabung, di PT Afzarki Indoboga yakni CV Lembaga, CV Amos, CV RIA, CV BLOK M, CV Metasari, CV Nusa Wisata Utama, CV Firda, CV FA, CV Rifaza, CV Lili, CV Purnama dan CV Bina usaha.
Direktur PT Afzarki Indoboga, Warto Raharjo menuturkan, memastikan jika pihaknya bersama KSO lainnya melakukan pendistribusian konsumsi untuk tim pengamanan Asian Games 2018 di Kota Palembang. “Kami yang bertanggung jawab untuk pendistribusian konsumsi di 90 titik pengamanan baik di venue, hotel, mall, maupun di lokasi vital lainnya,” katanya, Kamis (30/8/18).
Ia menyampaikan, dalam sehari, pihaknya harus mendistribusikan sebanyak 18 ribu dus untuk snack pagi, makan siang dan makan sore. Sementara itu, untuk menunya sudah ditentukan oleh pihak keamanan, dan menunnya juga berbeda-beda tiap harinya.
Masih lanjut dia, pihaknya akan mendapat sangsi kalau sampai berubah, jadi harus taat peraturan. kecuali kita ada perubahan menu dan disetujui oleh pihak panitianya, karena mengingat bahan baku yang tak selamanya ready, tepaksa harus meminta persetujuan untuk merubah menunya. “Di awal pelaksanaan event memang masih ada sedikit kendala dalam proses distribusi. Penyebabnya karena banyaknya titik distribusi dan juga mobilitas personil, sehingga mempengaruhi ketepatan waktu pendistribusian,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia, untuk kendala hingga saat ini, yakni sektor distribusi yang begitu luas karena dalam waktu yang bersamaan harus kita tempu. Tapi dengan 12 armada tersebut sudah bisa tejangkau karena kita berbagi. “Ya, paling-paling kendala kita saat berkoordinasi dengan sesama KSO, kadang tidak menyambung saat ditelpon terkadang juga tidak aktif. Jadi, komunikasi itu nomor satu dan sangat penting,” tambahnya.
Hingga saat ini, lanjutnya, masih ada kekurangan sedikit-sedikit, kalau dalam 7 ribu itu, paling satu atau dua yang menelpon. Yang bilang belum diantar padahal dalam perjalanan. “Atau saat konsumsi sudah datang, orang (aparatnya) tak ada. Karena ada pergeseran, maksudnya tadinya pasukan ini di sektor A, ternyata harus dipindahkan ke sektor B, otomatis berubah lagi jadwal jadi harus disesuaikan lagi dengan sesama anggota KSO, kita juga maklum yang penting sama sukses,” urainya.
Jadi pihaknya tidak pernah mengeluh untuk kendala itu, karena kita berusaha untuk tepat waktu meski pun ia pikir sudah 99 persen, belum sampai 100 persen karena tidak mungkin tidak ada yang menelpon pasti ada 1 atau 2, yang menghubungi kalau konsumsinya belum sampai ditempat pengamanan. “Harapan kita harus mensukseskan asian games ini, supaya jangan cacat dan kita harus memeprkecil komplain konsumen maksudnya mereka harus puas, karena target kita puas jadi gold kita itu puas,” tutupnya. (cw05)
No Responses