BATURAJA –
Menjelang pemilu legislative 2019, anggota DPRD OKU makin malas ngantor. Hal ini terlihat dalam beberapa kali paripurna, termasuk Rapat Paripurna nota keuangan anggaran perubahan APBD tahun 2018 di gedung DPRD OKU pada Jumat (21/9/18).
Pada paripruna itu banyak kursi anggota Dewan yang kosong. Pantauan dilapangan bahkan di bagian depan banyak kursi yang kosong, selain itu terlihat dari absen hadir yang banyak tak diisi. “Lumayan banyak nggak hadir, “ucap salah satu pegawai.
Terlihat dari 35 jumlah anggota DPRD hanya sekitar 17 orang yang hadir memenuhi rapat anggaran ABT tersebut. Pada rapat pembukaan paripurna ini dibuka langsung oleh Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani dan dilanjutkan pembacaan Pengantar Rencana Nota Keuangan Perubahan APBD Th.2018 oleh Bupati Kab OKU Drs Kuryana Azis. Pada pukul 11.00 wib kegiatan selesai.
Dalam laporannya bupati menyampaikan beberapa pos anggaran yang diajukan untuk dibahas bersama, diataranya laporan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI) untuk pembangunan RSUD Baturaja mencapai 58 milyar lebih.
Sebelumnya Kepala PU Bina Marga, Ir Helman menyebutkan dana yang dikucurkan untuk pembangunan Gedung RSUD dr Ibnu Soetowo Baturaja sebesar Rp 58,7 miliar. Dana ini untuk pembangunan dua gedung, yakni Gedung IGD 2 lantai dan Gedung Rawat Inap 5 lantai.
“Saat ini belum dilakukan lelang. Setelah proses PT SMI selesai baru akan dilakukan lelang untuk pembangunan,. Prosesnya seperti itu,” jelas Helman. (len)
No Responses