PALEMBANG – Untuk menumbuhkan kreatifitas siswa sejak dini, diperlukan pembimbing yang paham cara untuk menumbuhkan kreatifitas tersebut. Untuk itu, Faber-Castell menggelar workshop guru, yang diikuti oleh guru PAUD dan TK se-Kota Palembang, Sabtu (26/1) di Hotel Sandjaja.
Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen mengungkapkan, kreativitas penting bagi kehidupan. Karena dengan kreativitas, membuat manusia lebih produktif, dan meningkatkan kualitas hidup serta bisa mempermudah mencari jalan keluar dari sebuah permasalahan.
Menurut Richard, dalam sebuah riset yang diadakan salah satu produsen elektronik terkemuka dunia, 1500CEO/Pemimpin Perusahaan mengungkapkan bahwa kunci untuk menjadi sukses dalam berbisnis, adalah kreativitas. Dan salah satu cara untuk membangun kreativitas adalah melalui kegiatan berkesenian.
“Untuk itu Faber-Castell mendorong tumbuhnya generasi kreatif di Indonesia melalui kampanye #Art4All. #Art4All. Dimana seni dapat dinikmati oleh semua jenis umur tanpa batasan, dan salah satu bentuk program #Art4All adalah melalui kegiatan workshop guru,” kata Richard.
Dalam workshop ini, guru diajak untuk lebih kreatif dengan seni melipat kertas atau lebih dikenal dengan kerajinan Origami.
“Seni Origami dipercaya memiliki manfaat, setidaknya dengan berkreasi dengan Origami dapat meningkatkan kemampuan berpikir, menumbuhkan kreativitas, dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik halus sejak dini, melatih kemampuan spasial dan proposional hingga siswa nantinya dituntut untuk belajar menemukan solusi,” ungkap Richard.
Sementara pemateri Maulidin Taufik dari Creative Development Jakarta mengatakan, peranan guru menjadi sangat penting dalam mendorong kreativitas anak. Hal itu karena keseharian anak lebih banyak dihabiskan dalam lingkup lingkungan pendidikan dan guru merupakan garda terdepan dalam pendidikan.
“Faber-Castell mendorong keterlibatan guru untuk lebih kreatif sehingga hal tersebut pada akhirnya bisa disalurkan kepada murid-murid,” jelasnya.
Selain Palembang, kegiatan ini juga digelar di Bengkulu, Lubuk Linggau, Jambi dan ditutup di Bangka. (ika)
No Responses