OGAN ILIR - KetuaTP PKK Sumsel Febrita Lustia menyatakan kampung songket yang ada di kabupaten Ogan Ilir harus dilestarikan.
Pernyataan disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke PKK Kabupaten Ogan Ilir.
“Di Ogan Ilir ada kampung songket, ini baik sekali. Saya minta kampung songket untuk dilestarikan dan tetap ada”, katanya.
Ditambahkan Febrita Lustia, keberadaan kampung songket harus terus ada dan berproduksi meskipun berganti pimpinan. Bahkan jika berdiri kampung songket yang baru, kampung songket yang lama (telah berdiri lebih dulu) harus tetap ada.
Febrita Lustia meminta kepada PKK kabupaten Ogan Ilir untuk dapat menentukan motif kain songket yang menjadi ciri khas tersendiri dan menjadi produk unggulan.
Di Ogan Ilir sendiri terdapat kampung songket seperti di desa Muara Penimbung dan desa Sudi Mampir kecamatan Indralaya.
Selain itu, Febrita Lustia menyampaikan kunjungan kerja dan silaturahim PKK Sumsel ke PKK kabupaten Ogan Ilir adalah untuk mensinergikan dan menyamakan program kerja PKK di tahun 2019.
Ada beberapa program kerja PKK di tingkat pusat yang juga harus dilakukan PKK provinsi dan kabupaten/kota yaitu pelaksanaan IVA tes (Inspeksi Visual Asam Asetat) atau pemeriksaan leher rahim sebagai pendeteksi pertama kanker serviks, dan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri).
Kunjungan kerja dan silaturahim PKK Sumsel ke PKK Kabupaten Ogan Ilir, berlangsung hangat dan penuh keakraban bertempat di aula pendopoan kabupaten Ogan Ilir.
Ketua TP PKK kabupaten Ogan Ilir Meli Mustika Ilyas menyambut baik arahan dan bimbingan yang disampaikan oleh Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia.
“Kami menghaturkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan kerja PKK Sumsel ke PKK kabupaten Ogan Ilir, semoga bisa membawa kemajuan bagi PKK Ogan Ilir di masa mendatang,” katanya.
Meli Mustika Ilyas juga menyampaikan sejumlah pencapaian PKK kabupaten Ogan Ilir yang berhasil menembus 6 nominasi lomba PKK di tingkat provinsi. (CW05)
No Responses