PALEMBANG - Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya (MY) mulai berkantor di Pemprov Sumsel, kemarin. Keduanya datang ke gedung Pemprov Sumsel dengan beriringan sekitar pukul 13.10 WIB, dan langsung meninjau ruang kerja masing-masing.
Selanjutnya HDMY begitu biasa mereka disapa meninjau sejumlah ruangan. Ruang pertama yang mereka kunjungi adalah ruang kerja gubernur lalu dilanjutkan ke ruang rapat wakil gubernur. Di ruang rapat wakil gubernur ini, Herman Deru dan Mawardi sempat duduk sebentar dan berbincang dengan Sekda Nasrun Umar yang didaulat menjadi guide untuk mengantar gubernur anyar tersebut berkeliling kantor.
Sambil duduk dan bersandar di sofa ruangan wakil gubernur, HD yang hari itu mengenakan kemeja cokelat tampak begitu menikmati fasilitas yang ada. Dia bahkan menyarankan untuk mengembalikan arsitektur bangunan utama gedung Pemprov Sumsel kembali seperti bentuk aslinya.
Menurutnya, keaslian bangunan gedung Pemprov Sumsel yang akan ditempatinya lima tahun ke depan ini patut dikembalikan karena kreasi arsitekturnya merupakan kreasi dari Bapak Poklamator yang juga Presiden Republik Indonesia yang pertama yakni Soekarno.
“Saya sudah cari-cari di Google tentang sejarah bangunan ini. Usianya sudah lumayan. Nanti akan kita renovasi dan kembalikan ke bentuk semula. Dulu arsitektur awalnya gedung ini mirip Hotel Indonesia. Itu kreasi pak Soekarno,” ungkapnya.
Usai berbincang sejenak soal sejarah itu, kedua pemimpin baru Sumsel ini melanjutkan peninjauan ke balkon yag berada persis di atas air mancur. Di sini, Herman Deru, Mawardi Yahya dan Sekda Sumsel Nasrun Umar kembali berbincang sebentar.
Tak berapa lama, aksi keliling mereka lanjutkan ke ruang media center tempat rekan-rekan wartawan bekerja mengirimkan berita yang sama-sama berada di lantai II. Selanjutnya mantan Bupati OKU Timur dan mantan Bupati Ogan Ilir itu masuk ke ruang rapat Bina Praja. Di ruangan ini, HDMY melakukan silaturahmi dengan seluruh, staf khusus Kepala OPD dan sejumlah kepala biro.
Di hadapan seluruh kepala OPD yang hadir Gubernur HD sedikit menapak tilas balik perjuangan bagaimana ia bisa sampai menjadi Gubernur. Cerita itu dimulai dari khayalannya sejak duduk di bangku sekolah dasar.
HD meminta agar kepala OPD tidak terpengaruh dan khawatir dengan kehadirannya sebagai pemimpin baru di Sumsel. Dia meminta semua Kepala OPD bekerja secara profesional sesuai bidangnya masing-masing dan terpenting para staf ini diminta meningkatkan loyalitas semaksimal mungkin dalam bekerja membangun Provinsi Sumsel tercinta.
“Jangan takut digeser. Tapi saya ingin semuanya profesional dan loyalitas. Itu syarat wajib,” tegasnya.
Lebih jauh HD mengatakan, bahwa dirinya sangat yakin pejabat provinsi lebih smart karena jangkauanya lebih luas. Karena itu diapun mengaku lebih percaya diri menjadi gubernur.
“Saya tentu lebih percaya diri karena saya didampingi para pejabat mumpuni bidangnya yang diangkat berdasarkan kemampuan. Karena saya diangkat melalui proses politik yang panjang, jadi tahu betul,” tutupnya. (cw05)
No Responses