Kapolda Janji Akan Menyelidiki
PALEMBANG - Panitia dan personel keamanan yang terdiri atas TNI dan Polri di Venue Climbing dan Aquatic terima nasi kotak tak layak konsumsi, Jumat (17/08/18), sekitar pukul 23.30 WIB. Dikarenakan pada lauk nasi kotak tersebut yang terdiri atas irisan ikan dan telor cabe ijo, diduga basi dan ada ulat.
Terungkapnya, dari video yang langsung menyebar cepat di media sosial WhatsApp. Dalam video itu, personel keamanan mengeluhkan nasi kotak yang mereka terima pada lauk ada ulat. Video dibuat, Jumat (17/08/18), sekitar pukul 23.30 WIB.
Hasil pemantauan Palembang Pos, saat malam pembukaan Asian Games, petugas kepolisian bergerak cepat baik dalam pengamanan sekaligus menindak lanjuti masalah makanan tak layak konsumsi tersebut. Terlihat Kapolda tidak sendirian, ia didampingi pejabat utama Polda Sumsel, lalu Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono, Kasat Lantas Kombes Chairul Taslim dan para perwira serta bintara lainnya.
Sumber Palembang Pos menyebutkan, dampak nasi kotak tak layak konsumsi tersebut, satu anggota TNI mengalami mual-mual setelah mengkonsumsi nasi kotak tersebut. Sayang, pihak Kodam Sriwijaya melalui Kapendam enggan mengomentari nasi kotak tak layak konsumsi tersebut. Alasannya dikarenakan wewenang pihak kepolisian. Selain itu, pasca beredarnya nasi kotak tak layak konsumsi, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara langsung mengadakan analisa dan evaluasi (anev) pengamanan Asian Games, Sabtu (18/08), sekitar pukul 20.15 WIB. Namun anev berlangsung tertutup dan tidak bisa diliput oleh wartawan.
Info terakhir yang diterima Palembang Pos, oknum yang menyebarkan video nasi basi dan berulat yang menjadi viral tersebut, sudah diamankan Propam Polda Sumsel.Selain itu, pascamencuatnya masalah makanan tidak layak konsumsi ini, langsung mendapat tanggapan serius Kapolda Sumsel Irjen Polisi Zulkarnain Adinegara. Kapolda menegaskan akan menyelidiki mulai dari tidak sesuai standar, security food, dan mengkonsumsi mengalami sakit perut serta mual, atau opsi lain makanan yang diberikan kepada anggota diganti.
Lebih lanjut dijelaskan Kapolda, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sampel dari makanan yang disinyalir basi dan berulat tersebut. Kapolda meminta maaf bila telah terjadi kesalahan di lapangan.
“Ya tentu jika benar adanya masalah ini akan diproses, dan jika memenuhi unsur pidana, seperti UU Perlindungan Konsumen,” tegasnya.
Dilanjutkan jenderal bintang dua ini, ia telah memerintahkan langsung Direktur Reskrimsus Polda Sumsel untuk melakukan pemeriksaan perkara makanan disinyalir tak layak konsumsi ini.
“Sudah saya perintahkan ke Krimsus untuk mengambil tindakan yang diperlukan,” tukas Kapolda. (adi)
No Responses