PRABUMULIH - AnggotaAKomisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Irma Suryani SE mengatakan, tahun 2030 mendatang Indonesia akan mendapatkan bonus demografi (penduduk).
Akibat bonus demografi itu kata Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI ini, akan terjadi pengangguran berjamaah lantaran lapangan pekerjaan yang ada tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja.
“2030 Indonesia akan mendapatkan yang namanya bonus demografi, dimana pekerja anak-anak usia kerja banyak nian, sementara bapak-bapak yang mau pensiun sedikit jadi lapangan pekerjaannya tidak seimbang,” ujar Irma Suryani dalam acara sosialisasi program pengendalian penduduk bersama mitra kerja, di Desa Suka Cinta Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, kemarin (12/10).
Hal itu nantinya kata Irma, akan membuat terjadinya pengangguran berjamaah. “Jalau anak-anak kita tidak diberikan pengetahuan yang cukup maka akan menimbulkan pengangguran berjamaah,” bebernya.
Karena itulah sambung Irma, supaya tidak terjadi bonus demografi pemerintah gencar mensosialisasikan program pengendalian penduduk melalui program keluarga berencana.
“Dua anak cukup, laki-laki perempuan sama saja yang penting akhlaknya,” kata Irma.
Lebih lanjut Irma menuturkan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat dalam mensukseskan program pengendalian penduduk yakni dengan cara menghindari pernikahan dini, menjauhi narkoba.
Sementara, Kabid Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN Sumael, Hj Desliana mengatakan, masalah kependudukan penting disosialisasikan guna menghindari terjadinya ledakan penduduk.
“Makanya kami BKKBN ada pendataan keluarga, disitu kita tahu keluarga itu siapa dimana dan berapa anaknya. Jadi kita mendata by name by adres jadi ada data ada nama ada tempat tinggalnya,” ucapnya sembari menuturkan jika keluarga tidak terkendali maka pemerintah akan mengurus masyarakatnya. (abu)
No Responses