PRABUMULIH - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Irma Suryani SE mengatakan, agar kaum pria untuk tidak takut untuk mengikuti program keluarga berencana (KB).
Pasalnya, tidak semua wanita bisa cocok ikut program KB.
“Jadi kalau ibu nya tidak cocok makai KB, jasi bapaknya yang ber KB jadi jangan mau enak saja,” ujar Irma Suryani dalam acara sosialisasi program pengendalian penduduk bersama mitra kerja di Desa Kerung Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat, Sabtu (13/10) lalu.
Dijelaskan wakil ketua fraksi partai Nasdem ini, ada dua alat kontrasepsi bagi kaum pria yakni kondom dan vasektomi.
“Ini bukan jorok ini ilmu pengetahuan,” bebernya seraya mengatakan meskipun ber KB tidak akan berpengaruh terhadap hubungan suami istri.
“Jadi jangan takut, kalau ibunya dak pacak dan tidak cocok bapak-bapaknya yang harus ber KB supaya analnya tidak terlalu banyak bukan erarti tidak boleh punya anak yo maksimal tiga tapi bagusnya dua,” tandasnya.
Masih kata Irma, program KB dapat membawa dampak positif bagi keluarga. Dimana dengan ikut KB, masyarakat dapat menata keluarga dengan baik.
“Kalau anak dua kita bisa memberikan pendidikan, kesehatan dan perlindungan baik terhadap anak sehingga rumah tangga menjadi tertata. Dengan baik,” bebernya.
Selain itu, program KB juga dapat menekan terjadinya ledakan penduduk.
“Negera kita ini akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2030 mendatang, itu artinya lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Maka dari itu sejak sekarang program keluarga berencana harus gencar digalakkan,” ucapnya.
Sementara, Kepala Desa (Kades) Desa Kerung, Sulhan mengatakan, pihaknya siap berperan aktif mensukseskan program pengendalian penduduk dan juga program keluarga berencana (KB).
“Kami sangat berterima kasih desa kami telah ditunjuk sebagai kampung KB, kami siap mensukseskan program KB. Kader kader kami akan turun kelapangan, mensosialisasikan program KB,” pungkasnya. (abu)
No Responses