BANYUASIN - Permasalahan Pipa PDAM Tirta Betuah cabang Sembawa tak kunjung usai. Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono SH langsung sidak ke lokasi, dan meminta pihak Pertagas bertangungjawab.
“Saya berikan waktu 7 hari (satu minggu) untuk perbaikan jaringan pipa PDAM Tirta Betuah terutama di wilayah Sembawa, agar air bersihnya mengalir ke sekitar 2.200 pelanggan PDAM,” katanya ketika ditemui di kantor PDAM Tirta Betuah Cabang Sembawa, kemarin (6/10/2018).
Kesepakatan ini terhitung sejak Jumat lalu, hingga beberapa hari ke depan. Karena ia mendapatkan laporan langsung dari masyarakat di Sembawa, kalau hampir 1 tahun suplai air bersih dari PDAM Tirta Betuah setop total.
Diakuinya kalau sekitar 2.200 pelanggan PDAM tirta Betuah cabang Sembawa ini masih sabar dan tidak melakukan aksi - aksi yang merugikan dengan berdemo atau memblokir jalan.
Sriatun, anggota DPRD Banyuasin mengatakan kalau memang hampir satu tahun suplai air bersih dari PDAM Tirta Betuah cabang Sembawa setop total mengalir.
“Ini sejak kerusakan pipa induk, oleh pengerjaan jaringan pipa gas,” katanya.
Warga sendiri sudah berkali - kali menemui dirinya dan menyampaikan hal ini kepada pejabat terkait dan Bupati Banyuasin periode 2013 - 2018 lalu Ir SA Supriono MM.
“Tapi tidak ada penyelesaian,” ucapnya.
Parahnya lagi, kendati air bersih tidak pernah mengalir, namun biaya beban pemakaian dan lain sebagainya masih dikenaikan kepada pelanggan PDAM.
“Kami sudah bayar kewajiban, sekarang kami yang mau minta kewajiban kami (air bersih, red),” tegasnya.
Diakuinya kalau di wilayah Sembawa ini, menggunakan sumur bor tidak dapat membantu terlalu banyak.
“Jadi salah satunya, harus air PDAM. Sedangkan beli air bersih, dalam satu bulan bisa mencapai Rp 600 ribu, bayangkan saja jika sudah 1 tahun lamanya,” tukasnya.
Lebih lanjut, Sriatun mengungkapkan, kalau pemasangan perbaikan jaringan pipa PDAM sebenarnya telah dilakukan.
“Tapi masih bocor airnya, dan tidak mengalir kerumah warga. Karena hanya diperbaiki bukan diganti pipanya,” imbuhnya.
Cik ujang, perwakilan Pertagas berjanji akan segera merealisasikan hal tersebut. “Kita pada prinsipnya siap,” singkatnya.(her)
No Responses