Program KB Entaskan Kemiskinan

Irma Suryani berjoget bresama masyarakat di atas panggung
Posted by:
PRABUMULIH - Sekretaris Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Sumsel, Mukminin SH mengatakan, program keluarga berencana bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan kebodohan.

“Di mana dalam keluarga berencana ada yang namanya tri bina, ada yang namanya bina keluarga balita, keluarga remaja dan bina keluarga lansia,” ujar Mukminin dalam acara sosialisasi program pengendalian penduduk bersama mitra kerja yang dihadiri anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani SE, di Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara, Rabu (14/11).

Dengan mengikuti tribina itu kata Mukminin, masyarakat dapat membina keluarga menjadi lebih baik. “ingat ya bina keluarha remaja idealnya menikah untuk wanita di usia 21 tahun dan pria 25 tahun,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula Mukminin mengimbau, agar masyarakat menghindari pernikahan dini, narkoba dan sex bebas. “jangan sekali-sekali terkena narkoba karena bisa membuat masa depan menjadi rusak karena berurusan dengan penegak hukum,” tandasnya.

Sementara, Kepala BKKBN Prabumulih, H Ibrahim Cik Ading SH menegaskan, pemerintah kota Prabumulih konsisten dalam mensukseskan program keluarga berencana. Terbukti dikota prabumulih terdapat tujuh kampung KB. “Sudah sejak 2016 lalu kita memiliki kampung kb,” bebernya.

Masih kata Ibrahim, dalam mensukseskan program keluarga berencana pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait. “Kita Lintas sektoral dalam mensukseskan program peningkatan taraf hidup dari masyarakat dengan program keluarga berencana,” tuturnya.

Sementara, pada kesempatan itu anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani mengajak masyarakat turut serta membantu pemerintah dalam mensukseskan program keluarga berencana dan pengendalian penduduk.

“KB itu banyak untung nya, dengan ber KB keluarga menjadi sejahtera,” kata Irma Suryani seraya mengimbau masyarakat menghindari pernikahan dini.
Tak hanya itu saja, Irma juga mengingatkan agar ibu ibu tidak hamil pada usia diatas 35 tahun karena pada usia tersebut rahim sudah tidak kuat lagi sehingga beresiko tinggi. “Sama halnya hamil usia muda, rahim belum siap dan beresiko,” urainya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Twitter
Facebook
Google +

No Responses

  1. https://palembang-pos.com/
  2. https://dongengkopi.id/
  3. https://jabarqr.id/
  4. https://wartapenilai.id/
  5. https://isrymedia.id/
  6. https://onemoreindonesia.id/
  7. https://yoyic.id/
  8. https://beritaatpm.id/
  9. https://www.centre-luxembourg.com/
  10. https://jaknaker.id/