PALEMBANG - Apes dialami Rosmaila (62). Warga Jalan Panca Usaha Lorong Terusan Kelurahan 5 Ulu Darat Palembang menderita kerugian uang tunai Rp50 juta dan 50 gram emas.
Pasalnya, tas miliknya yang berisi uang tunai dan perhiasan tersebut dirampas oleh dua pelaku tak dikenal yang pura-pura hendak belanja di toko mainan anak-anak miliknya, kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB. Selain uang tunai dan perhiasan emas, dalam tas juga ada sertifikat tanah handphone Nokia.
Kejadian bermula saat korban baru membuka toko mainan di depan rumahnya. Kemudian datang seorang ibu dan anaknya hendak membeli mainan.
“Dua orang, Pak, yang datang ibu-ibu dan anaknya laki-laki,” katanya saat ditemuin Palembang Pos di lokasi kejadian, Senin (10/04/18), sekitar pukul 13.45 WIB.
Sambungnya, saat tengah melayani pembeli. korban meletakan tas miliknya di dalam toko. Namun betapa terkejutnya korban setelah pembeli pergi, tas miliknya sudah tidak ada di tempat.
“Saat saya sedang melayani ibunya yang hendak membeli mainan Iped, anaknya yang laki-laki sibuk mencari sesuatu. Setelah itu mereka berdua keluarnya berpisah tidak sendirian. Ibunya ke arah kanan, dan anaknya ke arah kiri,” ungkapnya.
Diakui Rosmalia, tas miliknya yang berwarna kecoklatan dimasukannya kedalam plastik hitam. “Tasnya saya masukan dalam plastik biar tidak mencolok, Pak, isinya ada uang tunai Rp 50 juta, logam mulia sebanyak 25 gram, gelang emas 25 gram, sertifikat tanah dan Hp,” ujarnya.
Kasatreskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul mengatakan, mendapati laporan adanya aksi pencurin pihaknya langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).
“Ya, kita sudah mendatangi lokasi kejadian, selanjutnya korban akan kita arahkan untuk membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang ditasfsir sebesar Rp 80 juta,” pungkasnya. (cw06)
No Responses